Connect With Us

Kota Tangerang Masih Zona Merah Narkoba, Ini Daftar Kecamatannya

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 26 November 2019 | 16:39

| Dibaca : 5052

Plt Kasie Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Tangerang Dhian Prawitasari. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Kota Tangerang masih menjadi wilayah yang rawan dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

BNN Kota Tangerang mencatat, kota bermotto akhlakul karimah ini masih menjadi zona merah dalam peredaran dan penyalahgunaan narkoba se-Provinsi Banten.

"Ya, masih zona merah atau masih ranking pertama," ujar Dhian Prawitasari, Plt Kasie Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Tangerang saat ditemui di kantor Kelurahan Periuk Jaya, Selasa (26/11/2019).

Ia pun membeberkan daftar kecamatan yang menjadi perhatian BNN soal peredaran dan penyalahgunaan barang haram ini.

BACA JUGA:

Kecamatan-kecamatan rawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba tersebut diantaranya Kecamatan Benda, Tangerang, Karawaci, Jatiuwung, Ciledug, dan Cipondoh. 

Hampir seluruh ragam jenis narkoba seperti sabu, ganja, hingga obat-obatan terlarang beredar di wilayah-wilayah tersebut.

"Kami sudah petakan. Cukup banyak narkoba yang beredar dan digunakan di sana," kata Dhian.

Kota Tangerang menjadi zona merah karena kota seribu industri dan sejuta jasa ini dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta. Terlebih, Kota Tangerang juga merupakan kota penunjang ibu kota.

"Sehingga pengawasan harus diperketat. Tetapi kami terkendala minimnya personel," jelas dia.

Ia menuturkan, beberapa upaya dilakukan BNN Kota Tangerang untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak generasi bangsa ini.

BNN sendiri, kata dia, telah membentuk kelompok tugas anti narkoba di tiga kelurahan dari 104 kelurahan se-Kota Tangerang.

Sementara Pemerintah Kota Tangerang melalui Kesbangpol turut berkontribusi dengan membentuk 24 Kampung Bersih dari Narkoba (Bersinar) di lingkungan RW.

Menurut Dhian, strategi yang paling penting dalam dalam memutus rantai narkoba adalah partisipasi masyarakat.

"Kalau tugas kami penyelidikan dan penyidikan tetap dijalankan. Juga berbaur dengan masyarakat untuk ikut serta berperan dengan memberikan penyuluhan dan membentuk tim," pungkasnya.(MRI/RGI)

NASIONAL
Terapkan Restorative Justice, Jaksa Agung Diganjar Penghargaan Internasional

Terapkan Restorative Justice, Jaksa Agung Diganjar Penghargaan Internasional

Senin, 26 September 2022 | 20:56

TANGERANGNEWS.com-Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima penghargaan Special Achievement Award dari International Association of Prosecutors (IAP).

MANCANEGARA
Kirim Karangan Bunga, Menhan Prabowo Sebut Nama Kecil Ratu Elizabeth II

Kirim Karangan Bunga, Menhan Prabowo Sebut Nama Kecil Ratu Elizabeth II

Senin, 12 September 2022 | 23:27

TANGERANGNEWS.com-Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto turut berduka cita atas meninggalnya Ratu Elizabeth II dengan mengirimkan karangan bunga ke Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris di Jakarta.

SPORT
2.500 Pelari Ikut Tangsel Marathon, Termasuk Wali Kota Bogor Bima Arya

2.500 Pelari Ikut Tangsel Marathon, Termasuk Wali Kota Bogor Bima Arya

Minggu, 11 September 2022 | 17:54

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 2.500 pelari mengikuti Tangsel Marathon yang diselenggarakan di Teras Kota, BSD, Serpong, Minggu 11 September 2022.

TEKNO
5 Tips Meningkatkan Customer Engagement Melalui WhatsApp

5 Tips Meningkatkan Customer Engagement Melalui WhatsApp

Senin, 26 September 2022 | 20:33

TANGERANGNEWS.com-Ada berbagai aspek penting yang perlu diperhatikan dalam berbisnis, salah satunya adalah customer engagement, yakni interaksi pelanggan dengan merek bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill