Komisi VII DPR RI Soroti Industri di Tangerang, Minim Serap Tenaga Kerja Lokal hingga Kerap Cemari Lingkungan
Senin, 20 Juli 2026 | 21:12
Komisi VII DPR RI mengkritik keras terhadap sejumlah perusahaan di kawasan industri Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 3.577 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) mengikuti wisuda di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa (3/12/2019).
Wisuda ke-11 bagi mahasiswa tingkat Pascasarjana, Sarjana, Diploma dan Ners dari 8 fakultas ini berlangsung tiga sesi.

Rektor UMT Ahmad Amarullah mengatakan, para lulusan UMT diberi kebebasan untuk menentukan jalan karirnya setelah diwisuda, dengan berbekal ilmu yang telah diberikan.
Namun pihaknya lebih menekankan jiwa enterpreuner kepada mereka, agar bisa mengisi peluang bisnis jasa berdasar jurusan yang mereka tekuni di kampus.
"Dengan semangat keilmuan yang kita tanamkan, kita dorong mereka jadi mandiri. Misalnya lulusan Teknik Informatika, bisa mengembangkan ilmunya. Saat ini banyak orang bermental konsumtif dengan prodak-prodak teknologi. Ketika rusak tidak bisa memperbaiki, disitulah peluang mereka buka bisnis jasa," paparnya.
Baca Juga :
Terkait bannaknya masyarakat yang berbondong-bondong mendafatar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Amarullah juga memberi ruang kepada wisudawannya bisa ikut serta.
"Bagi yang mau daftar CPNS kita segerakan mereka dapat ijazah, karena memang sekarang lagi ramai-ramainya," ujarnya.
Namun demikian, dia berharap jika CPNS bukanlah satu-satunya target mereka setelah lulus. Tapi juga bisa berhasil dengan profesi apapun.
"Usahakan agar tidak takut bisa bertebaran dimana-mana. Jangan karena tidak diterima CPNS seolah hidup kiamat," tukasnya.(RMI/HRU)
Komisi VII DPR RI mengkritik keras terhadap sejumlah perusahaan di kawasan industri Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGKota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews