2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 3.577 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) mengikuti wisuda di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa (3/12/2019).
Wisuda ke-11 bagi mahasiswa tingkat Pascasarjana, Sarjana, Diploma dan Ners dari 8 fakultas ini berlangsung tiga sesi.

Rektor UMT Ahmad Amarullah mengatakan, para lulusan UMT diberi kebebasan untuk menentukan jalan karirnya setelah diwisuda, dengan berbekal ilmu yang telah diberikan.
Namun pihaknya lebih menekankan jiwa enterpreuner kepada mereka, agar bisa mengisi peluang bisnis jasa berdasar jurusan yang mereka tekuni di kampus.
"Dengan semangat keilmuan yang kita tanamkan, kita dorong mereka jadi mandiri. Misalnya lulusan Teknik Informatika, bisa mengembangkan ilmunya. Saat ini banyak orang bermental konsumtif dengan prodak-prodak teknologi. Ketika rusak tidak bisa memperbaiki, disitulah peluang mereka buka bisnis jasa," paparnya.
Baca Juga :
Terkait bannaknya masyarakat yang berbondong-bondong mendafatar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Amarullah juga memberi ruang kepada wisudawannya bisa ikut serta.
"Bagi yang mau daftar CPNS kita segerakan mereka dapat ijazah, karena memang sekarang lagi ramai-ramainya," ujarnya.
Namun demikian, dia berharap jika CPNS bukanlah satu-satunya target mereka setelah lulus. Tapi juga bisa berhasil dengan profesi apapun.
"Usahakan agar tidak takut bisa bertebaran dimana-mana. Jangan karena tidak diterima CPNS seolah hidup kiamat," tukasnya.(RMI/HRU)
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TODAY TAGSejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews