Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 3.577 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) mengikuti wisuda di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa (3/12/2019).
Wisuda ke-11 bagi mahasiswa tingkat Pascasarjana, Sarjana, Diploma dan Ners dari 8 fakultas ini berlangsung tiga sesi.

Rektor UMT Ahmad Amarullah mengatakan, para lulusan UMT diberi kebebasan untuk menentukan jalan karirnya setelah diwisuda, dengan berbekal ilmu yang telah diberikan.
Namun pihaknya lebih menekankan jiwa enterpreuner kepada mereka, agar bisa mengisi peluang bisnis jasa berdasar jurusan yang mereka tekuni di kampus.
"Dengan semangat keilmuan yang kita tanamkan, kita dorong mereka jadi mandiri. Misalnya lulusan Teknik Informatika, bisa mengembangkan ilmunya. Saat ini banyak orang bermental konsumtif dengan prodak-prodak teknologi. Ketika rusak tidak bisa memperbaiki, disitulah peluang mereka buka bisnis jasa," paparnya.
Baca Juga :
Terkait bannaknya masyarakat yang berbondong-bondong mendafatar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Amarullah juga memberi ruang kepada wisudawannya bisa ikut serta.
"Bagi yang mau daftar CPNS kita segerakan mereka dapat ijazah, karena memang sekarang lagi ramai-ramainya," ujarnya.
Namun demikian, dia berharap jika CPNS bukanlah satu-satunya target mereka setelah lulus. Tapi juga bisa berhasil dengan profesi apapun.
"Usahakan agar tidak takut bisa bertebaran dimana-mana. Jangan karena tidak diterima CPNS seolah hidup kiamat," tukasnya.(RMI/HRU)
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGJadwal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 telah resmi dirilis.
Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews