Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com—Pemerintah Kota Tangerang melalui Kecamatan Jatiuwung menggelar pelatihan lembaga keswadayaan masyarakat, Rabu (4/12/2019).
Pelatihan digelar untuk mendorong warga Kecamatan Jatiuwung terutama di Kelurahan Gandasari agar dapat menciptakan kampung tematik di lingkungannya dengan rajin menanam pohon untuk penghijauan.
Lurah Gandasari Edih mengharapkan, warganya dapat menambah pengetahuan setelah mengikuti pelatihan tata cara menanam bibir untuk penghijauan ini.

"Pelatihan ini sangat memacu masyarakat yang sedang semangat menerapkan kampung tematik," ujarnya di Aula Kantor Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Rabu (4/12/2019).
Ia menyebut, kelompok wanita tani (KWT) di tujuh rukun warga, Kelurahan Gandasari telah terbentuk. Ia mendorong para KWT untuk kompak melakukan penghijauan lingkungan.
Baca Juga :
Menurutnya, eksistensi KWT sangat penting sekali. Sebab, selain menggencarkan pembibitan dan penanaman, juga dapat menjadi ajang silaturahmi bagi warga.
"Kami mendapat apresiasi dari Pak Wali Kota Tangerang setelah saya mengirimkan miniatur sawah buatan dan spot selfie di lingkungan. Semoga ini dapat menambah semangat kita," ucapnya.
Sementara itu, Camat Jatiuwung Martioso Agianto mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk menciptakan penghijauan lingkungan di kampung-kampung tematik.
"Ya, misalnya menciptakan lingkungan yang nyaman menurut saya bersantai di bawah pohon. Jadi bagaimana menciptakan tempat yang sejuk seperti di bawah pohon, berarti kita harus menanam," katanya.(RMI/HRU)
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews