Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Firman, 14, remaja yang tenggelam di Sungai Cisadane, Panunggangan Barat, Kota Tangerang, pada Rabu (4/12/2019), hingga kini belum ditemukan.
Tim SAR gabungan yang berjumlah 70 personel pun kembali melanjutkan pencarian terhadap remaja malang itu.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Hendra Sudirman mengatakan, mulai pagi tadi pihaknya sudah mengerahkan personel untuk menyusuri kali Cisadane hingga radous 2 kilometer dari lokasi tenggelamnya korban.
"Kami berdoa semoga cuaca dalam kondisi mendukung, agar tim SAR gabungan bisa secara optimal melakukan pencarian hingga korban ditemukan," ujarnya, Kamis (5/12/2019).
Ia juga menegaskan, rencana operasi SAR akan secara optimal dilakukan dengan membagi dua area pencarian.
Baca Juga :
Menurutnya, tim pertama melakukan pencarian secara visual dari lokasi kejadian hingga sejauh 1 kilometer.
Kemudian, tim kedua melakukan pencarian menggunakan perahu karet dengan pola creeping line search seluas 0,2 kilometer persegi.
"Koordinasi juga dilakukan dengan Dinas PUPR Kota Tangerang yang berada di Pintu Air Sepuluh, apabila terlihat tanda-tanda dari korban," katanya.

Sebelumnya, Firman diketahui tenggelam ketika akan menyeberangi Kali Cisadane pada Rabu (4/12/2019), sekitar pukul 16.00 WIB.
Peristiwa itu bermula saat korban bersama dengan dua rekannya ingin menuju rumah temannya yang berada di seberang Kali Cisadane dengan berenang.
Beberapa menit kemudian, kedua rekannya berhasil berenang hingga ke seberang kali. Sedangkan korban tertinggal di tengah akibat kelelahan dan berteriak minta tolong.
Melihat kejadian tersebut salah satu warga sekitar berusaha menolong. Namun karena tidak kuat menarik, korban akhirnya kembali terlepas dan tenggelam.(RAZ/HRU)
TODAY TAGPeringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews