Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Peristiwa mengenaskan terjadi di Neglasari, Kota Tangerang pada Senin (16/12/2019). Seorang ayah tega menghabisi anaknya hingga tewas bersimbah darah.
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim mengatakan, insiden berdarah itu terjadi di dalam sebuah kontrakan, Jalan AMD Manunggal X, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari.
“Ya, betul. Terjadi peristiwa dugaan pembuhunan yang diketahui pukul 06.30 WIB,” jelasnya kepada TangerangNews, Senin (16/12/2019).
Abdul mengungkapkan, Ardiansyah, 31, diduga menusuk anaknya, Arsyah, 5, hingga meninggal. Penusukan dilakukan menggunakan sebilah pisau stenlis. Korban mengalami luka tiga kali tusukan di bagian leher dan sekali tusukan di bagian perut.
Baca Juga :
“Di dalam kontrakan terlihat korban (Arsya) posisi di atas kasur tempat tidur telungkup dan sudah meninggal dunia dengan luka tusuk,” ungkapnya.
Jasad korban yang tewas bersimbah darah ini sudah dibawa ke RSUD Tangerang. Polisi masih mengusut kasus ini. Garis polisi ( police line ) pun telah terpasang di tempat kejadian perkara.(RMI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGDi tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews