Connect With Us

Resahkan Warga, Polisi Diminta Tindak Gengster Bersajam di Cipondoh

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 25 Agustus 2020 | 20:51

Tampilan screenshoot video amatir seorang gangster memegang senjata tajam jenis celurit menyerang seorang pria di Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (23/08/2020) sekitar pukul 05.00 WIB. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Warga meminta polisi bergerak cepat menindak aksi sekelompok pemotor yang menyerupai gengster yang menyerang warga dengan senjata tajam (sajam) di Jalan Poris Indah Raya, Cipondoh Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang pada Minggu, (23/8/2020).

Tindakan sekitar 30 pemotor pada sekitar pukul 05.00 WIB itu telah meresahkan warga.

Aksi mereka terekam CCTV di sekitar lokasi. Dalam video rekaman itu, salah satu dari puluhan pemotor itu, tiba-tiba turun dan menyerang seorang pria yang sedang duduk di pinggir jalan menggunakan celurit.

Dituturkan narasumber TangerangNews yang mengetahui peristiwa itu, pria yang diserang tersebut tidak mengenal kelompok pemotor tersebut. Ia hanya tengah duduk santai di lokasi, menyaksikan kendaraan yang lalu lalang.

"Korban memang enggak tahu apa-apa. Dia lagi makan kerupuk, tiba-tiba dia mau disabet (pakai celurit). Korban jatuh. Langsung lari, bisa lolos," ungkap pria berinisial HA itu kepada TangerangNews, Selasa (25/8/2020).

Konvoi pemotor itu diperkirakan sekitar 30 orang. Sebelumnya, mereka juga sempat menyerang warga lainnya.

Warga belum ada yang melapor ke pihak berwajib, karena tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun, polisi diminta bertindak, sebab aksi kelompok itu meresahkan warga. 

Baca Juga :

"Takutnya ada korban, kan lebih baik langsung ditindak. Hal seperti ini seharusnya jadi perhatian polisi. Enggak usah pake laporan lagi," tegasnya.

Dikonfimasi, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Burhanuddin mengatakan sejauh ini pihaknya masih menyelidiki kejadian tersebut. 

"Kita lagi lidik (selidiki). Kita lagi telusuri di mana TKP-nya (lokasi kejadian), siapa yang ketemu," ujarnya.

Ia juga telah menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan pengawasan dan pengamanan di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota.

"Iya, tetap kita patroli, kita cegah supaya ke depan tidak terjadi lagi," pungkasnya. (RMI/RAC)

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

KAB. TANGERANG
31 Jam Kebakaran Pabrik Plastik di Balaraja Belum Padam

31 Jam Kebakaran Pabrik Plastik di Balaraja Belum Padam

Senin, 7 September 2026 | 20:57

Kebakaran yang melanda pabrik produksi plastik milik PT. Technoplastika Prima Perdana di Desa Sentul, Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang, tak kunjung padam.

BANDARA
Bandara Soetta Tutup Lagi Sampai 18.00 WIB, 624 Penerbangan Bakal Terdampak

Bandara Soetta Tutup Lagi Sampai 18.00 WIB, 624 Penerbangan Bakal Terdampak

Senin, 7 September 2026 | 13:26

Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang dipastikan masih ditutup sementara hingga pukul 18.00 WIB, Senin 7 September 2026.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill