Connect With Us

Keluarga Bocah Korban Kecelakaan di Ciledug Bantah Hentikan Truk

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 30 Oktober 2020 | 13:54

Seorang bocah laki-laki menjadi korban kecelakaan tergeletak tak bernyawa di depan SPBU Wadas Jalan Raden Fatah, Sudimara Barat, Ciledug, Kota Tangerang, Kamis (29/10/2020) malam. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Setelah mendapat informasi dari pihak keluarga korban, ternyata satu bocah laki-laki menjadi korban kecelakaan di depan SPBU Wadas Jalan Raden Fatah, Sudimara Barat, Ciledug, Kota Tangerang, Kamis (29/10/2020) malam, bukan disebabkan karena menghentikan truk.

"Jadi yang benar begini, korban saat itu baru saja pulang mengaji. Kebetulan di dekat rumah pengajiannya," kata @muhammadlhutvy. 

Korban, ketika itu melihat kucing yang tewas di jalan. Dia bersama rekannya ingin menguburkan kucing tersebut. Ketika korban sedang mengambil kain untuk mengubur kucing, tiba-tiba datang truk.

"Dia lalu tertabrak. Dan, sopir dari truk tersebut sudah mengakui bahwa dia membawa truk dengan keadaan mengantuk," jelasnya. 

Saat ini, sopir truk tersebut telah diamankan di Polsel Ciledug, Kota Tangerang. Dengan demikian berita tentang dugaan korban ingin menumpang truk tidaklah benar. (RAZ/RAC)

KOTA TANGERANG
Modus Ngaku Petugas Provider, Pria di Tangerang Gasak Puluhan Perangkat BTS Senilai Rp481 Juta

Modus Ngaku Petugas Provider, Pria di Tangerang Gasak Puluhan Perangkat BTS Senilai Rp481 Juta

Selasa, 29 September 2026 | 19:30

Tim Unit V Resmob Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota membongkar kasus pencurian infrastruktur telekomunikasi tower Base Transceiver Station (BTS).

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

BANTEN
Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Selasa, 29 September 2026 | 08:37

Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang berlangsung sejak awal September 2026 mulai mereda. Namun, paparan abu vulkanik yang sebelumnya menyebar ke sejumlah wilayah tetap perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak pada kesehatan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill