Connect With Us

Wali Kota Tangerang Sulit Ditemui, Massa Demo Gusuran Tol JORR II Geram

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 15 Desember 2020 | 14:29

Warga yang terdampak pembangunan tol JORR II, saat menggeruduk kantor Wali Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah sedang dicari-cari massa pendemo untuk meminta ketegasannya terkait nasib warga terdampak pembangunan tol JORR II, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. 

 

Selama hampir dua hari terakhir ini, warga Benda yang didominasi ibu-ibu ini telah menggeruduk Kantor Wali Kota Tangerang di Jalan Satria Sudirman, Kota Tangerang. Tetapi tidak juga bertemu orang nomor satu di Kota Tangerang itu. 

Para massa yang menginap di posko kemanusiaan depan kantor Puspemkot Tangerang itu sempat dihadang petugas Satpol PP Kota Tangerang. 

Baca Juga :

Segala upaya tersebut terpaksa dilakukan massa lantaran tidak mendapat kejelasan dari pihak pembebas lahan, ihwal pembayaran ganti rugi rumah mereka yang belum dibayar. 

"Giliran dia (Wali Kota Tangerang) butuh saja ngemis-ngemis nemuin kita. Giliran kita butuh saja ogah nemuin kita. Dasar banci," ujar Dedi, peserta aksi di Puspemkot Tangerang, Selasa (15/12/2020). 

 

Hingga kini, puluhan massa masih menduduki Kantor Puspemkot Tangerang untuk bisa bertemu dengan Wali Kota.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill