Connect With Us

Rumah Isolasi COVID-19 Kota Tangerang Buang Limbah Medis di Bogor, Ini Kata Wali Kota

Redaksi | Jumat, 5 Februari 2021 | 14:43

Tampilan screenshoot atau tangkap layar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah angkat bicara terkait temuan puluhan karung limbah medis di area perkebunan Desa Tenjo dan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jumat (5/1/2021). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah angkat bicara terkait temuan puluhan karung limbah medis di area perkebunan Desa Tenjo dan Cigudeg, Kabupaten Bogor yang berasal dari rumah isolasi COVID-19 di Kota Tangerang, yakni Prima Pakon Hotel.

Dirinya meminta pihak hotel untuk menempuh jalur hukum dengan melaporkan kepada kepolisian. Pasalnya pembuangan dan pengelolaan limbah medis dari pasien tanpa gejala telah diserahkan kepada pihak ketiga atau vendor, yakni PT AHL.

"Kita telah bekerja siang malam untuk menangani pandemi COVID-19 , namun disayangkan ada pihak nakal yang lalai terlebih mengelola limbah medis infeksius," ujarnya, Jumat (5/1/2021).

Pemkot Tangerang juga menindak lanjuti hal ini dengan melakukan langkah investigasi dan memanggil pihak Prime Pakon Hotel serta dinas terkait.

Baca Juga :

"Karena limbah B3 sangat berbahaya dan dapat berpotensi sebagai media penular di lingkungan masyarakat," tegas Arief.

Seperti diketahui, puluhan karung berisi limbah medis infeksius berupa alat pelindung diri (APD), masker dan alat suntik ditemukan warga di area perkebunan sawit, Kabupaten Bogor.

Pada limbah itu, tertera pembuang sampah berbahaya tersebut yakni Prime Hotel Pakon Kota Tangerang, yang merupakan rumah isolasi terintegrasi pasien COVID-19.

Sejauh ini, pihak Prime Pakon Hotel belum dapat ditemui karena tengah menjalani pemeriksaan di Mapolres Bogor Kabupaten, perihal temuan puluhan karung limbah medis infeksius tersebut. (RAZ/RAC)

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANTEN
PLN UID Banten Resmikan Posko Pelayanan Teknik 24 Jam di PIK 2, Percepat Penanganan Gangguan Listrik

PLN UID Banten Resmikan Posko Pelayanan Teknik 24 Jam di PIK 2, Percepat Penanganan Gangguan Listrik

Selasa, 4 Agustus 2026 | 07:22

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melakukan upaya layanan kelistrikan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 melalui peresmian Posko Pelayanan Teknik (Yantek) yang beroperasi selama 24 jam.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill