Connect With Us

Ngamuk Jebol Pintu Gerbang, Warga Benda Tuntut PT WIKA Hentikan Proyek

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 19 Maret 2021 | 20:14

| Dibaca : 43553

Tampak warga saat demo berunjuk rasa di depan kantor PT Wijaya Karya (WIKA) di Perumahan Banjar Wijaya, Cipondoh, Jumat (19/3/2021). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Sekelompok warga Kampung Baru, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda bersama sejumlah aktivis menggeruduk kantor PT Wijaya Karya (WIKA) di Perumahan Banjar Wijaya, Cipondoh selaku kontraktor proyek tol JORR II, Jumat, (19/3/2021). 

Dalam demonstrasi tersebut, warga  menagih janji PT WIKA soal perjanjian terkait pengerjaan proyek tol JORR II. 

Mereka menuntut PT Wika untuk tak mengerjakan proyek tersebut selama proses persidangan soal perkara harga tanah berlangsung di Pengadilan (PN) Negeri Klas 1 A Tangerang. 

Tampak mereka datang dengan yel-yel perjuangan serta spanduk berisi tuntutan. Semula, aksi unjuk rasa berjalan kondusif. 

Namun, saat mereka ingin bertemu dengan pihak PT WIKA tak digubris dan dihalangi oleh petugas keamanan dan polisi, situasi pun sempat ricuh. 

Aksi dorong-dorongan antara petugas dan demonstran pun tak terhindarkan. Para petugas keamanan melakukan antisipasi dengan menggembok pintu gerbang. Namun karena petugas kalah jumlah, warga pun akhirnya dapat menjebol pintu gebang. 

Meski demikian tidak ada kerusakan yang berarti. Saat berhasil menjebol pintu gerbang, amarah warga masih dapat dikendalikan dan hanya berorasi saja. 

 

Baca Juga :

Kendati aksi yang berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 17.00 WIB pihak PT WIKA tak satupun yang bertemu dengan warga. 

"Kami tak ingin menghalangi proyek pemerintah. Kami hanya ingin hak kami," ujar salah satu warga, Kiki. 

Dia mengatakan, proses pembangunan tak sesuai dengan kesepakatan warga. Diketahui, sebelumnya warga dan pihak pengembang melakukan kesepakatan. 

Kesepakatan itu tercipta ketika kedua belah pihak dipanggil ke Polres Metro Tangerang Kota pada beberapa waktu lalu. 

"Kami ingin tuntut itu (kesepakatan). Kesepakatan itu sudah ditandatangani oleh WIKA dan dilihat Polres. Tapi kenapa dilanggar. Sekarang proyek masih berjalan terus diatas tanah kami," katanya.

TANGSEL
PPKM di Tangsel Turun Level, Kapasitas Pengunjung Pesta Pernikahan Ditambah

PPKM di Tangsel Turun Level, Kapasitas Pengunjung Pesta Pernikahan Ditambah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:13

TANGERANGNEWS.com-Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Tangerang Selatan kembali diperpanjang hingga 1 November 2021 mendatang. Kabar bahagianya

TEKNO
Redmi Note 11 & Note 11 Pro Segera Meluncur, Ini Spesifikasinya

Redmi Note 11 & Note 11 Pro Segera Meluncur, Ini Spesifikasinya

Senin, 18 Oktober 2021 | 13:40

TANGERANGNEWS.com-Xiaomi kembali akan merilis seri terbaru Redmi, yakni Note 11 & Note 11 Pro di China dalam waktu dekat ini. Adapun informasi spesifikasi dan harganya telah tersebar

NASIONAL
Perhatian! Beli Tiket Kereta Api Wajib Pakai NIK Mulai 26 Oktober

Perhatian! Beli Tiket Kereta Api Wajib Pakai NIK Mulai 26 Oktober

Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:58

TANGERANGNEWS.com-PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mewajibkan pembeli tiket kereta api jarak jauh untuk keberangkatan mulai 26 Oktober 2021, menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK)

MANCANEGARA
206 WNI Terancam Hukuman Mati di Luar Negeri, Terbanyak Kasus Narkoba

206 WNI Terancam Hukuman Mati di Luar Negeri, Terbanyak Kasus Narkoba

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:24

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 206 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dipenjara terancam hukuman mati atas kejahatan yang dibuat di negara tersebut

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin