Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Seorang gadis yang dibonceng sepeda motor meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan bus di Jalan Benteng Betawi, Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Kamis (15/4/2021) siang.
Kepolisian dari Unit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota telah melakukan olah tempat kejadian perkara ihwal insiden mengenaskan tersebut.

Korban meninggal itu diketahui gadis berinisial DL, 19 tahun, asal Lampung. Sedangkan rekannya yang mengendarai sepeda motor berinisial ER, 26, juga asal Lampung.
"Korban yang dibonceng meninggal di tempat kejadian. Sementara yang mengendarai sepeda motor mengalami luka," ujar Kasubnit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota Ipda Agung saat dikonfirmasi.
Agung mengatakan, kecelakaan ini melibatkan sepeda motor matik bernopol F-2683-FH dengan bus bernopol B-7392-TGD.
Menurutnya, insiden berawal saat bus yang dikendarai sopir berinisial PW, 53, asal Kebumen melintas dari arah Tanah Tinggi menuju Terminal Poris.
Sesampainya di Jalan Benteng Betawi tepatnya di dekat gang Puskesmas Tanah Tinggi, bus itu berupaya mendahului dari sebelah kanan sepeda motor yang ditumpangi kedua korban.
Lantaran gagal menyalip, badan belakang bus itu menyenggol sepeda motor yang ditumpangi kedua korban. Sehingga, kecelakaan tak terhindarkan.
"Kemudian penumpang sepeda motor terjatuh ke kolong bus dan terlindas ban belakang kiri kendaraan bus," ungkapnya.

Adapun akibat kecelakaan tersebut, korban DL meninggal dunia di lokasi kejadian. Kini, jenazahnya telah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang.
Ketika ditanya apakah sang sopir bus ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, Agung menyebut pihaknya masih melakukan tahapan penyelidikan.
"Kalau barang bukti berupa sepeda motor dan bus yang terlibat kecelakaan sudah kami amankan," pungkasnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Seorang pemuda bernama Anom Pandewoso, 23, ditemukan tewas tenggelam setelah terjatuh di aliran saluran air di Kawasan Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Selasa 5 Mei 2026.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews