Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia Tri Rismaharini melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi di Kota Tangerang untuk mengecek penyaluran bantuan sosial (bansos), Rabu 28 Juli 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )
TANGERANGNEWS.com-Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia Tri Rismaharini menyampaikan alasannya melakukan kunjungan secara diam-diam di Kota Tangerang untuk mengecek penyaluran bantuan sosial (bansos), Rabu 28 Juli 2021.
Mensos Risma ingin mengetahui secara pasti dan nyata soal penyaluran bantuan sosial tunai (BST) dan bantuan pangan yang seharusnya sudah didistribusikan ke Kota Tangerang beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungannya ke kawasan Kecamatan Pinang, dan Kecamatan Karang Tengah tersebut, Mensos Risma yang mengenakan baju serba putih blusukan ke pemukiman warga tanpa adanya pengawalan dari petugas sekitar.
Tidak ada satupun pejabat setempat yang mendampingi, bahkan Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah pun tidak terlihat.
"Saya ini Pak, Bu, sengaja tidak kasih tahu pemerintah setempat ya. Saya sendiri mau tahu langsung bagaimana masyarakat menerima bantuan sosial ini," kata Risma.
Risma menuturkan, pengecekan langsung ke lapangan dilakukan dengan mencocokkan kartu identitas penerima dengan daftar penerima BST.
Pendamping menjalankan amanat yakni memberikan informasi kepada para penerima bansos dengan jujur.
"Jika ada yang tidak jujur dan bahkan minta-minta kepada penerima, kasih tahu saya, biar langsung saya yang tindak," jelas Risma.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tangerang hingga kini masih mengalami hambatan dalam distribusi komoditas maupun kebutuhan pokok guna mendukung operasional koperasi pada tingkat desa.
Tumpukan karung goni bekas yang biasanya berakhir sebagai limbah berubah menjadi produk fashion bernilai tinggi di tangan para pengrajin lokal binaan PLN UID Banten.
Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""