Connect With Us

Dua Sejoli Gasak Motor di Jatiuwung Tangerang Hitungan Detik

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 18 Februari 2022 | 13:16

Dua wanita jadi komplotan pencurian kendaraan sepeda motor (curanmor), Kota Tangerang, Kamis 17 Februari 2022. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dua sejoli bersama satu orang temannya berinisial AF, AY, dan ER yang diamankan Polsek Jatiuwung sangat cepat melancarkan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Bahkan mereka bisa menggasak sepeda motor hanya dalam hitungan detik 

Menurut Kapolsek Jatiuwung Kompol Zazali Haryono, ketiganya merupakan spesialis kawanan curanmor yang kerap beraksi di wilayah Tangerang.  "Mereka ini kalau mau metik (mencuri) hanya hitungan detik saja," ungkapnya, Jumat 18 Februari 2022.

Spesialis curanmor jaringan Lampung ini biasanya beraksi dengan pola yang berbeda. Jika sore hari, mereka biasa beraksi di pertokoan. Sedangkan malam hari, mereka beraksi di tempat ramai. 

Baca Juga :

"Kalau subuh biasanya mereka mengincar rumah kontrakan atau sarana ibadah seperti masjid," jelasnya. 

Peranan perempuan dalam aksi tersebut digunakan untuk membawa sepeda motor atau joki. Sementara sang kekasih bertugas untuk memetik. Dalam memetik sepeda motor, mereka dibantu alat kunci T. "Peran sebagai joki, wanita nunggu motor. Laki bawa hasil pencurian," tegasnya. 

Zazali menambahkan, hasil dari barang curian tersebut biasanya dijual ke wilayah Banten dalam kondisi utuh. Saat ini, polisi sudah mengamankan delapan unit motor hasil curian tersebut. "Kami masih melakukan pengembangan," pungkasnya.

BANTEN
Atasi Kendala Zonasi PPDB, 7 Sekolah Negeri Baru Kapasitas 1.356 Siswa Dibuka di Banten

Atasi Kendala Zonasi PPDB, 7 Sekolah Negeri Baru Kapasitas 1.356 Siswa Dibuka di Banten

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:00

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meresmikan tujuh Unit Sekolah Baru (USB) jenjang menengah atas pada Senin, 31 Agustus 2026.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill