Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One
Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TANGERANGNEWS.com-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Saiful Milah memberikan tanggapan terkait kasus gagal ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) pada anak-anak.
Ia meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk terus mengikuti perkembangan dan arahan dari pemerintah pusat seperti Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) ihwal pencegahan maupun penanganan GGAPA.
"Teman-teman Pemkot Tangerang khususnya Dinkes harus maksimal ikuti arahan perkembangan dari Kemenkes. Harapan kita kan seperti itu bahwa kewenangan yang hari ini menjadi kendala dalam kondisi isu besar obat sirop itu perkembangannya harus update terus," jelasnya kepada TangerangNews, Selasa, 25 Oktober 2022.
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Tangerang ini menegaskan, jangan sampai Pemkot Tangerang kecolongan.
Baca juga: Satu Anak Gagal Ginjal Akut Misterius Ditemukan di Tangsel
"Dari perkembangan yang dikeluarkan dari kemenkes untuk di Kota Tangerang jangan sampai kecolongan. tindakannya harus sesuai referensi dan arahan dari pusat soal efek yang hari ini banyak terjadi," jelasnya.
Jika menjalankan instruksi dari pemerintah pusat, kata Saiful, diyakini kasus GGAPA tidak akan terjadi di Kota Tangerang. "Jangan sampai di Kota Tangerang ada anak gagal ginjal akut akibat dari obat sirop," tuturnya.
Hal serupa diungkapkan Wakil Ketua Tengku Iwan Jayasyah Putra yang meminta Dinkes Kota Tangerang agar bertindak dengan tegas dan cepat, merespons dengan cakap segala arahan dari Kementerian Kesehatan.
"Saya sangat prihatin sekali dengan kasus ini, saya harap di Kota Tangerang tidak ada dan segera sebarluaskan ke warga untuk sementara tidak mengkonsumsi obat-obat sirop yang terindikasi sampai ada laporan baru dari pusat juga gunakan kanal-kanal media," pungkas Tengku dari PKS.
Seperti diketahui, Pemkot Tangerang melalui Dinkes telah menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan (faskes), apotek, dan toko obat untuk menghentikan sementara penjualan obat bentuk cair atau sirop di Kota Tangerang. Dinkes juga gencar melakukan sidak apotek dan toko obat untuk memastikan obat sirup dan cair tidak diedarkan sementara di wilayah tersebut.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TODAY TAGSebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews