Connect With Us

Pria Kanibal Makan Alat Vital Terancam Bui Seumur Hidup

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 19:49

Mark Latunski, 53, pria kanibal yang membunuh dan memakan teman kencannya Kevin Bacon, 25, pada Desember 2019 di Amerika Serikat. (KANTOR SHERIFF SHIAWASSEE COUNTY / SKY NEWS)

TANGERANGNEWS.com-Warga Amerika Serikat (AS) yang berasal dari Michigan, Mark Latunski, 53, terancam hukuman penjara seumur hidup karena tindak pidana yang dia lakukan pada Desember 2019. 

Latunski mengaku membunuh Kevin Bacon, 25, seorang rekan yang ia temui dari aplikasi kencan Grindr. Latunski membunuhnya, memakan bagian tubuhnya, dan menggantung mayat tersebut di langit-langit rumahnya.

Di hadapan Hakim Matthew J. Stewart, Latunski mengaku telah membunuh dan memutilasi tubuh Kevin Bacon. Pengakuan itu muncul dalam persidangan pada Kamis, 20 Oktober 2022.

Latunski mengakui bahwa dia telah bersalah atas tuduhan itu seperti dilansir dari Sky News pada Sabtu, 22 Oktober 2022.  Polisi yang menyelidiki, menemukan sisa-sisa tubuh Bacon di langit-langit ruang bawah tanah rumah Latunski beberapa hari setelah pembunuhan itu.

Hakim Stewart mengatakan, pengadilan telah memutuskan kasus itu sebagai kejahatan dengan perhitungan dingin. Kematian Bacon, menurut Stewart, adalah rancangan yang dilakukan Latunski.

Baca juga: Janda Anak Dua Mengaku Disekap dan Diancam Rentenir di Tangerang

Kevin Bacon terlihat terakhir kali pada Malam Natal 2019. Saat itu, dia memberi tahu teman sekamarnya untuk pergi bertemu pria yang terhubung dari aplikasi kencan Grindr. Keluarga Bacon melaporkannya hilang pada Hari Natal.

Melansir Independent, dalam laporan penyelidikan polisi, Bacon telah ditikam lehernya dari belakang, kemudian pergelangan kakinya digantung di langit-langit rumah ruang bawah tanah.

Penyelidikan lebih lanjut menemukan bahwa leher Bacon telah digorok oleh Latunski, dan kemudian beberapa bagian tubuhnya diambil dan dimakan oleh pelaku.

Pengacara terdakwa awalnya ingin melakukan pembelaan atas dalih gangguan jiwa pada pelaku, tapi kemudian memberikan rekomendasi untuk tidak memasukkan kliennya pembelaaan.

Hakim menghukumnya dengan penjara seumur hidup karena kejahatan pembunuhan tingkat pertama.

Adapun salah satu fakta lain dari Latunski, yang kanibal, adalah bagian tubuh Bacon yang dimutilasi dan dimakan adalah alat vitalnya. Selain itu, darah Bacon juga rencananya akan digunakan untuk menyuburkan tanaman.

Kasus tersebut telah membuka fakta lain, bahwa sebenarnya Kevin Bacon bukanlah target pertama dari Latunski. Melansir Rolling Stone, James Carlsen pernah dirantai Latunski di ruang bawah tanah pada Oktober 2019. Carlsen menelepon 911 setelah bisa melarikan diri.

Korban lain yang namanya ditutupi oleh catatan polisi berhasil melarikan diri dari rumah Latunski. Korban tersebut mengatakan mencoba menjauh dari pria menyeramkan yang mengikatnya di ruang bawah tanah, katanya kepada operator 911 pada November.

BANTEN
Prakiraan Cuaca Tangerang 19–20 Januari 2025, Berpotensi Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tangerang 19–20 Januari 2025, Berpotensi Hujan Ringan

Senin, 19 Januari 2026 | 06:11

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II menyampaikan prakiraan cuaca untuk wilayah Tangerang yang berlaku pada Senin 19 Januari hingga Selasa 20 Januari.

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

HIBURAN
Fenomena Agak Laen Jadi Waralaba Film Komedi Terlaris di Indonesia, Ini Rahasianya

Fenomena Agak Laen Jadi Waralaba Film Komedi Terlaris di Indonesia, Ini Rahasianya

Senin, 19 Januari 2026 | 08:54

Film Agak Laen 2 mencatatkan sejarah baru di perfilman nasional. Film sekuel ini resmi menempati posisi teratas sebagai film komedi terlaris di Indonesia setelah meraih 10.250.000 penonton,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill