Connect With Us

Sinergi dengan Kementerian Koperasi & UKM, Bukalapak Dorong UMKM Go Global

Muhamad Heru | Kamis, 7 November 2019 | 22:20

Chief Strategy Officer Bukalapak, Teddy Oetomo, bersama dengan CEO Emtek, Alvin Sariaatmadja, saat berdiskusi dengan Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Kementerian Koperasi dan UKM RI bersinergi dengan Bukalapak  bersama-sama mendukung sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Hal itu dengan digelarnya pertemuan antara Chief Strategy Officer Bukalapak, Teddy Oetomo, bersama dengan CEO Emtek, Alvin Sariaatmadja, bertemu dengan Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM,  Rabu (6/11/2019).

Teddy menjelaskan, pertemuan dilakukan untuk membahas strategi pengembangan UMKM di Indonesia antara lain melalui Pemberdayaan Pelapak, Mitra Bukalapak, hingga dukungan bisnis berbasis digital seperti akses permodalan dan pemasaran. 

Ia menegaskan, Bukalapak siap bekerjasama dan bersinergi dengan Kementerian Koperasi dan UKM untuk mendukung rencana pemerintah mengembangkan UMKM.

“Saat ini, Bukalapak memiliki sekitar 2.5 juta mitra bukalapak yang terdiri dari warung binaan dan agen indiviual serta lebih dari 5 juta Pelapak” jelas Teddy, dalam Siaran Pers, Kamis (7/11/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koperasi dan UKM RI menegaskan bahwa program Bukalapak untuk membangun ekosistem teknologi yang tangguh bagi UMKM dan pengembangan masyarakat yang inklusif, sejalan dengan program kementerian. 

“Inovasi Bukalapak akan selalu berfokus pada kualitas hidup masyarakat, sehingga pembangunan ekosistem online ritel yang kokoh akan terus dilakukan tidak hanya di kota - kota besar akan tetapi juga menjangkau ke seluruh pelosok negeri,” ucap Teddy. 

Baca Juga :

Bukalapak pun terus mendorong UMKM agar go digital sehingga bisa lebih cepat berkembang.  Bukalapak juga melakukan pendampingan kepada pelaku usaha melalui pelatihan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan. 

“Hal ini kami lakukan dengan tujuan agar dapat menaik kelaskan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah untuk lebih optimal dalam berbisnis secara online. Dengan demikian masyarakat Indonesia yang berbasis digital akan segera terwujud,” tambah Teddy.

Dalam rangka pengembangan UMKM, Bukalapak memberi bantuan teknologi dan logistik agar pengiriman logistik dapat dilakukan lebih cepat, serta harga di warung juga lebih efisien. Melalui Mitra Bukalapak, warung dapat semakin naik kelas karena semakin terhubung dengan teknologi.

Pemberdayaan warung, juga semakin kuat dengan adanya kolaborasi dengan pemerintah melalui program pembiayaan Ultra Mikro (UMi). Program kerja sama ini memungkinkan pemilik warung mendapat pembiayaan pinjaman usaha maksimal Rp10 juta per nasabah.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:37

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyatakan ketersediaan energi listrik di wilayahnya saat ini berada dalam kondisi surplus sebesar 30 persen dari total kapasitas daya tampung pemakaian.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill