Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar
Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14
Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.
TANGERANGNEWS.com-Ketua Umum Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Tangerang John Mukmin Kusnendar mengatakan, pihaknya optimis mampu meraih juara umum Porprov Banten VI.
Pertandingan arung jeram yang diselenggarakan di Sungai Cisadane, Babakan, pada 23 November 2022 membawa tim Putri Arung Jeram Kota Tangerang mendapatkan peringkat kedua.
Mukmin menambahkan, pelatihan tim Arung Jeram melalui Pusat Latihan Cabang Olahraga (Puslatcab) Kota Tangerang di mulai sejak bulan Januari 2022 dalam menghadapi Porprov Banten VI.
Tim FAJI Kota Tangerang yang saat ini sebagai tuan rumah Porprov VI Banten 2022, optimis dapat mengejar juara umum. Masih ada 10 medali emas lagi yang akan diperebutkan dalam 2 hari kedepan.
"Wajib mengejar juara meski kita masih di posisi dua, karena peluang itu masih banyak untuk kita raih. Pastinya target menjadi juara umum," kata Mukmin.
BACA JUGA: Icuk Sugiarto Kalungkan Medali kepada Atlet Arung Jeram Porprov VI Banten
Mukminin mengungkapkan, lawan terberat tim Kota Tangerang saat ini adalah Kabupaten Lebak. Masih 2 kategori Slalom dan Downriver Race (DRR) dengan masing-masing tim merebutkan 5 medali emas.
Adapun kekhawatiran yang dirasakan, Mukmin mengatakan mengenai permasalahan cuaca.
"Misalnya hujan dan sungai yang meluap meski tidak hujan. Air dari kiriman dari Bogor bisa aja terjadi tapi mudah-mudahan aman. Insya Allah," tambahnya.
Mukmin berpesan kepada tim FAJI Kota Tangerang agar harus tetap semangat dan menumbuhkan jiwa patriotisme sebagai pelaku olahraga.
Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.
TODAY TAGTim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) BRIN di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), merancang sepatu berbahan dasar karet yang memiliki bobot ringan, nyaman digunakan, serta ramah di kantong.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews