Connect With Us

Pelaku Pembuat Obat Ilegal di Jatiuwung Belajar Otodidak

Yudi Adiyatna | Jumat, 29 September 2017 | 20:00

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho bersama Jajarannya dan Kepala BPOM Banten Nurjaya Bangsawan (kiri) saat menjelaskan obat Ilegal dalam penggerebekan Di Pabrik Jati Uwung, Jumat (29/9/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Kasat Reskrim Polres Tangsel Ajun Komisaris Polisi Alexander Yurikho, mengungkapkan, dari ke lima pelaku yang berhasil diamankan dalam penggerebekan Pabrik Farmasi Ilegal di Jatiuwung kemarin, diketahui para pelaku hanya merupakan suruhan dari pemilik pabrik.

"Mereka tidak mempunyai kemampuan (pengetahuan farmasi), mereka hanya mempelajari otodidak dan diajari on the spot pemilik pabrik yang saat ini DPO," ungkap Alexander, Jumat (29/9/2017), di Mapolres Tangsel. BACA JUGA : BPOM Banten Temukan Tiga Jenis Obat di Pabrik Farmasi Ilegal Jatiuwung

polisi

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho bersama Jajarannya dan Kepala BPOM Banten Nurjaya saat menunjukan barang bukti obat-obatan ilegal.

Dikatakannya, tugas para pelaku dalam memproduksi obat-obatan ilegal tersebut sebetulnya cukup mudah terbantu dengan mesin-mesin pencetak semi otomatis dan bahan baku yang sudah tersedia.

"Alatnya cukup sederhana untuk mencetak, karena semi otomatis, ada petunjuknya walaupun berbahasa asing. Dan takaran obatnya diberitahukan oleh pemiliknya," katanya.

BACA JUGA : Pabrik Tramadol di Jatiuwung Digerebek Polres Tangsel

Selain itu, alumnus Akpol 2006 ini mengungkapkan, jika jaringan dan peredaran obat-obatan ilegal tersebut merupakan brokenseal atau sistem yang tidak terhubung. Bahkan para pelaku yang kini ditahan tidak mengetahui siapa yang memesan dan berasal dari mana barang tersebut.

"Gudang yang di Alam Sutra (Serpong Utara) hanyalah tempat transit, alamatnya ngambang, jadi saat gudang akan ditutup baru barang tersebut akan diambil," ujarnya.(RAZ)

TANGSEL
Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:13

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BANDARA
Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:12

Menyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill