Connect With Us

Pemkot Tangsel Kebut Minimnya Ketersediaan Air Bersih

Yudi Adiyatna | Minggu, 8 Oktober 2017 | 18:00

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany saat acara ground breaking konstruksi jaringan distribusi air minum, di villa dago tol, Serua Ciputat. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sarana persediaan air bersih yang masing diandalkan PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang, membuat Pemkot Tangsel mengebut proyek penyediaan air bersih melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tangsel, PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS).

Saat ini, perusahaan perusahaan plat merah tersebut membangun distributor resmi air yang akan digunakan untuk menyuplai air bersih ke rumah-rumah warga.

BACA JUGA : Bupati Tangerang Kualitas Air Bawah Tanah Buruk

Direktur PT PITS Dudung E Direja mengatakan, saat ini pihaknya sedang membangun saluran air bersih yang akan memfasilitasi beberapa kelurahan di Kota Tangsel.

"Dalam waktu dekat kita akan alirkan 50 liter air per detik,setara kebutuhan 4500 rumah. Kita akan mensuplai kebutuhan air bersih di Puspemkot, di Puspemkot 2 liter per detik. Sisanya untuk pemukiman warga sekitarnya " kata Dadang, Jumat (6/10/2017)  saat acara ground breaking konstruksi jaringan distribusi air minum di villa Dago Tol, Serua Ciputat.

Selain itu, masih menurut Dadang, pihaknya juga sedang melakukan pembahasan terkait dengan pembanguan IMTEK di Kali Angke. Sehingga, nantinya akan diperoleh pasokan yang kalau di total sekitar 300L/detik.

"Jika kali Angke konektif dengan kegiatan yang kita bangun, maka kebutuhan air bersih untuk Ciputat, Ciputat Timur dan Pamulang dapat terlayani," ungkapnya.

BACA JUGA : Air Bersih Baru Dinikmati 28 Persen Warga Kota Tangerang, PDAM Kebut Pemasangan Pipa

Sementara itu, dalam sambutannya, Wali kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, mengharapkan proyek ini dapat membantu pemerintah Tangerang Selatan di bidang air bersih dan dapat berjalan sesuai dengan waktu yang sudah disepakati bersama.

”Dalam hal ini kita sedang berusaha bagaimana tugas dan kewajiban untuk masyarakat mendapatkan air bersih dan kewajiban tersebut harus sesuai dengan RPJMD Tangsel, RPJMD Provinsi dan RPJMM Nasional. Karena pemerintah harus bisa dan mampu menghadirkan sarana dan prasarana air bersih,” ucapnya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

KOTA TANGERANG
Maryono Wanti-wanti Kontraktor Proyek di Kota Tangerang: Jangan Cuma Kejar Untung!

Maryono Wanti-wanti Kontraktor Proyek di Kota Tangerang: Jangan Cuma Kejar Untung!

Kamis, 5 Februari 2026 | 19:45

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengingatkan agar pelaku jasa konstruksi yang mengerjakan proyek pembangunan di Kota Tangerang agar tidak hanya mengejar margin keuntungan semata, namun juga memberi manfaat bagi masyarakat.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill