Connect With Us

Ini Kronologis Kematian Siti yang Dirampok Kekasihnya

Yudi Adiyatna | Rabu, 6 Desember 2017 | 10:00

| Dibaca : 10884

2 Tersangka, Ridwan Setiadi, 23, dan Ardi ,20, Pelaku Pembunuhan terhadap Siti Nurhayati,22, di Komplek Amarapura Blok F2/18, Kademangan, Setu, Tangsel. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Mungkin tak pernah terbayangkan dibenak Siti Nurhayati,22 tahun. Gadis asal Salatiga,Jawa Tengah tersebut harus meregang nyawa ditangan kekasih yang telah memacarinya  selama 7 bulan tersebut.

Siti dan sang kekasih, Ridwan Setiadi alias Maman,23, mulanya saling berkenalan melalui akun jejaring sosial media,facebook. Dari perkenalan dan seringnya berkomunikasi tersebutlah kemudian akhirnya mereka melanjutkan hubungan sebagai sepasang kekasih.

BACA JUGA :

Namun, rupanya Minggu (3/12/2017) Ridwan yang datang bersama seorang rekannya ,Ardiana alias Ardi ,20, ke kediaman Siti di Komplek Amarapura Blok F2/18, Setu Tangsel memiliki niat merampas barang berharga milik korban dan kemudian tega menghabisi nyawa dari perempuan yang sehari-hari bekerja di kantor Notaris tersebut.

"Awalnya mereka hanya berniat mengambil ATM korban yang berisi uang Rp3 juta.  Namun kemudian terjadi penganiayaan yang berakhir dengan pembunuhan," terang Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto di Mapolres Tangsel , Selasa (5/12/2017) semalam.

Dijelaskannya, saat kejadian pada Minggu (3/12/2017)  malam tersebut,  Ridwan  menskenariokan kepada Ardiana bahwa nantinya dia akan sengaja pura-pura terlibat cekcok dengan korban.  Setelah itu, barulah keduanya akan berupaya mengambil paksa kartu ATM, HP dan sepeda motor milik korban.

"Pura-pura berantem pelaku dengan korban ini, selanjutnya teman dari pelaku (Ardiana) mencekik korban dari belakang. Selanjutnya pelaku menyayat pergelangan tangan dari korban, sehingga seolah-olah korban bunuh diri," terang Kapolres.

Usai menjalankan aksinya, kedua pelaku kemudian melarikan diri dengan membawa sepeda motor dan handphone milik korbannya tersebut.   Mulanya pelaku menjual handphone milik korban di daerah Bekasi seharga Rp150 ribu. Sedangkan motornya, dipasarkan melalui situs jual beli online dengan merubah nomor plat motornya. Selanjutnya, mereka melarikan diri ke Subang hingga akhirnya berhasil diamankan pihak kepolisian.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut, kedua pelaku kini dijerat Pasal Pembunuhan Berencana dan atau Pencurian Dengan Kekerasan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 KUHP dan 365 KUHP, dengan ancaman hukuman mati.(DBI/HRU)

TANGSEL
Benyamin Davnie Ungkap Biang Kerok Banjir di Tangsel

Benyamin Davnie Ungkap Biang Kerok Banjir di Tangsel

Senin, 26 September 2022 | 22:21

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menjelaskan penyebab banjir yang melanda wilayahnya pekan lalu,

KAB. TANGERANG
 Butuh Ratusan Petugas Ad Hoc Pemilu 2024, Bawaslu Kabupaten Tangerang Buka Pendaftaran

Butuh Ratusan Petugas Ad Hoc Pemilu 2024, Bawaslu Kabupaten Tangerang Buka Pendaftaran

Senin, 26 September 2022 | 18:55

TANGERANGNEWS.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tangerang mulai membuka pendaftaran untuk posisi petugas penyelenggara ad hoc Pemilu 2024.

MANCANEGARA
Kirim Karangan Bunga, Menhan Prabowo Sebut Nama Kecil Ratu Elizabeth II

Kirim Karangan Bunga, Menhan Prabowo Sebut Nama Kecil Ratu Elizabeth II

Senin, 12 September 2022 | 23:27

TANGERANGNEWS.com-Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto turut berduka cita atas meninggalnya Ratu Elizabeth II dengan mengirimkan karangan bunga ke Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris di Jakarta.

OPINI
Substitusi LPG 3 Kg ke Kompor Listrik Digital, Perlukah?

Substitusi LPG 3 Kg ke Kompor Listrik Digital, Perlukah?

Kamis, 22 September 2022 | 15:50

TANGERANGNEWS.com-Pengalihan penggunaan energi dari energi fosil menuju penggunaan energi hijau ( biofuel ), mendorong pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan menuju net zerro emmitions,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill