Connect With Us

2 Perampas Ponsel dengan Pisau di Serpong

Yudi Adiyatna | Jumat, 13 April 2018 | 18:00

Barang bukti sepeda motor pelaku penodongan yang berhasil diamankan di Polsek Serpong. (@TangerangNews.com / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Apes nian nasib Apriyanto, 30, warga Kampung Cigaruggak RT 09/04, Kelurahan Kadujajar, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. Dia menjadi korban pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh dua orang pelaku.

Korban dipukul dan ponsel miliknya dirampas lantaran ditodong senjata tajam jenis pisau oleh Yakub dan Mustakim.

Insiden tersebut berlangsung di Jalan Raya Pahlawan Seribu tepatnya di depan ruko Golden Boulevard, Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (12/4/2018) malam.

BACA JUGA:


Kapolsek Serpong Kompol Deddy Kurniawan menceritakan, peristiwa itu bermula pada saat kedua pelaku sedang berboncengan dengan sepeda motornya.

"Muhamad Yakub turun dari motor dan langsung memukul korban," ujarnya kepada TangerangNews, Jumat (13/4/2018).

Kedua pelaku memiliki peran berbeda. Yakub berperan sebagai eksekutor sedangkan Mustakim sebagai menunggu di sepeda motornya.

Setelah memukul, pelaku pun semakin beringas dengan mengambil HP milik korban.



"Saat korban berusaha merebut kembali HPnya. Muhamad Yakub langsung memperlihatkan sajam pisau yang dibawanya kepada korban sehingga korban ketakutan," jelas Kapolsek.

Selanjutnya, kedua pelaku langsung melarikan diri. Sementara korban melaporkan insiden tersebut ke Polsek Serpong.

Tak berselang beberapa lama, polisi pun langsung mengetahui keberadaan pelaku dan berhasil mengamankannya di Kampung Buaran Timur, Jelupang, Tangsel.

"Tim berhasil mengamankan kedua pelaku saat sedang nongkrong disebuah pos ronda. Dan saat dipertemukan serta dilakukan interogasi kedua pelaku mengakui telah melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap korban," papar Kapolsek.(DBI/RGI)

OPINI
Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44

Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.

TANGSEL
Tragedi di Markas Polairud Pondok Cabe Tangsel, Polisi Tewas Ditembak Rekan Junior

Tragedi di Markas Polairud Pondok Cabe Tangsel, Polisi Tewas Ditembak Rekan Junior

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:04

Peristiwa penembakan polisi terjadi di Markas Komando Polisi Perairan dan Udara (Mako Polairud) Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat 16 Oktober 2026, kemarin.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

KAB. TANGERANG
15 Tahun Tak Tertangani, Bupati Tangerang Janji Tuntaskan Banjir di Perumahan Taman Walet

15 Tahun Tak Tertangani, Bupati Tangerang Janji Tuntaskan Banjir di Perumahan Taman Walet

Senin, 19 Oktober 2026 | 20:40

Persoalan banjir yang membayangi warga Perumahan Taman Walet, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang selama belasan tahun akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah setempat,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill