Connect With Us

Lagi, Lapak Limbah Terbakar di Serpong

Yudi Adiyatna | Jumat, 11 Mei 2018 | 11:00

Terlihat Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang berkobar melahap di Kp. Leguti RT 01/02 Kelurahan Lengkong Gudang Timur Kecamatan Serpong, Tangsel, Jumat (11/5/2018) pagi tadi. (@TangerangNews/2018 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-P eristiwa kebakaran kembali terjadi hingga menghanguskan lapak limbah barang rongsokan yang terletak di Kp. Leguti RT 01/02 Kelurahan Lengkong Gudang Timur Kecamatan Serpong, Tangsel, Jumat (11/5/2018) pagi tadi.

Kobaran api dan kepulan asap pertama kali dilsaksikan Tima , pekerja di lapak barang rongsokan tersebut, mulanya dirinya yang sedang  merapihkan barang bekas kedalam karung tiba-tiba langsung melihat kobaran api dan kepulan asap di dari bagian lapak belakang.

"Saksi panik karena lapak dan tenpat istrahat sudah kosong ditinggal rekannya dan kemudian saksi berteriak meminta tolong kepada warga," jelas Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho.

Warga yang datang membantu dan mencoba memadamkan api dengan alat seadanya tak kuasa menahan api yang semakin berkobar menghanguskan barang-barang berupa limbah plastik, kayu dan kardus bekas ditambah hembusan angin yang kuat membuat warga pun terpaksa menghubungi petugas pemadam kebakaran.

"Diduga api berasal dari korsleting listrik karena banyak instalasi kabel yang tidak beraturan sehingga mudah terjadi konsleting," jelas Alexander.

Beruntung dua mobil pemadam kebakaran yang datang dapat dengan cepat memadamkan api yang berkobar sebelum akhirnya merembet ke pemukiman warga yang lainnya. Pukul 09.30,  si jago merah dapat dipadamkan. " Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut. Kerugian diperkirakan Rp10 juta," ungkapnya.(RAZ/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill