Connect With Us

Razia WNA Ilegal Tangerang, Petugas Dobrak Kamar

Rachman Deniansyah | Kamis, 11 Juli 2019 | 20:02

Petugas gabungan Tim Pengawas Orang Asing (Timpora) saat melakukan razia di Apartemen wilayah BSD, Kamis (11/7/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Petugas gabungan Tim Pengawas Orang Asing (Timpora) merazia  Warga Negara Asing (WNA) Ilegal disejumlah titik di Tangerang. Razia itu diwarnai sejumlah aksi perlawanan. 

Petugas menyisir beberapa apartemen di Bumi Serpong Damai (BSD), kawasan kos-kosan Allogio, dan Perumahan Medang, Tangerang, Kamis (11/7/2019).

BACA JUGA:

Razia yang digelar sejak pagi hingga sore hari ini itu berhasil mengamankan 16 WNA ilegal.

Namun, untuk menangkap mereka, petugas butuh kerja keras. Karena sebagian kamar yang mereka tempati dalam keadaan terkunci. Bahkan saat berhasil didobrak, kamar itu dalam kondisi kosong.

Mereka yang terciduk pun bukan langsung menyerahkan diri. Ada WNA ilegal yang bersembunyi hingga ke loteng.

"Tadi sempat ada yang berusaha kabur hingga lari ke loteng," ucap Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Tangerang Herman Lukman.

"Tapi 7 orang yang dari kos-kosan di Allogio bisa kami amankan. Ada yang kita dobrak juga kamarnya,” tambahnya.

Sementara, salah penghuni kos-kosan Allogio yang tidak mau disebutkan namanya, mengaku ada banyak WNA yang tinggal di kawasan kos-kosan tersebut. 

“Kalau WNA sepertinya asal Nigeria itu banyak, harusnya lebih dari 7 orang,” katanya.(MRI/RGI)

NASIONAL
Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove

Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove

Selasa, 23 Juni 2026 | 21:39

Sebanyak 26.325 pohon mangrove terkumpul melalui komitmen aksi lingkungan dalam event Telkomsel Digiland Run 2026.

KAB. TANGERANG
BPS Banten Kerahkan 9 Ribu Petugas Pendataan Sensus Ekonomi 2026

BPS Banten Kerahkan 9 Ribu Petugas Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:18

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mengerahkan sebanyak 9.000 petugas untuk melakukan pendataan Sensus Ekonomi 2026.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill