Connect With Us

Anggota DPRD Banten Sebut Lubang di Pamulang Bekas Proyek PLN

Rachman Deniansyah | Kamis, 25 Juli 2019 | 18:58

Tampak sebuah lubang yang cukup dalam yang berada di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel). (TangerangNews.com / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com - Ahmad Fauzi, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten menyebut lubang yang berada di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) bekas proyek pekerjaan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Itu bukan lubang, tapi kotak bekas pengerjaan PLN yang tidak tertutup secara baik," jelas Ahmad saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (25/7/2019).

Ahmad Fauzi yang membawahi bidang pembangunan juga mengatakan, lubang yang tepat berada di tengah jalan itu berbahaya.

BACA JUGA:

"Itu bekas pekerjaannya masih terbengkalai. Jelas membahayakan," katanya.

Saat dikonfirmasi, Bernanto selaku Humas PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten bagian mengatakan pihaknya akan memastikan terlebih dahulu keberadaan lubang tersebut.

"Kami harus cek dulu, karena harus meyakinkan apakah itu galian PLN atau instansi lain, karena sudah ada standar K3 (Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja) setiap pekerjaan," jelas Bernanto.

Ia menambahkan, kalau melihat dari alamatnya, area tersebut adalah tanggung jawab PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ciputat–Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, bukan PLN Serpong UID Banten.

"Akan tetapi saya tetap konfirmasi ke teman-teman PLN UID Jakarta," pungkasnya.(MRI/RGI)

TANGSEL
Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Jumat, 3 Juli 2026 | 12:16

Seorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill