Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta
Jumat, 25 September 2026 | 22:29
Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
TANGERANGNEWS.com - Ahmad Fauzi, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten menyebut lubang yang berada di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) bekas proyek pekerjaan Perusahaan Listrik Negara (PLN).
"Itu bukan lubang, tapi kotak bekas pengerjaan PLN yang tidak tertutup secara baik," jelas Ahmad saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (25/7/2019).
Ahmad Fauzi yang membawahi bidang pembangunan juga mengatakan, lubang yang tepat berada di tengah jalan itu berbahaya.
BACA JUGA:
"Itu bekas pekerjaannya masih terbengkalai. Jelas membahayakan," katanya.
Saat dikonfirmasi, Bernanto selaku Humas PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten bagian mengatakan pihaknya akan memastikan terlebih dahulu keberadaan lubang tersebut.
"Kami harus cek dulu, karena harus meyakinkan apakah itu galian PLN atau instansi lain, karena sudah ada standar K3 (Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja) setiap pekerjaan," jelas Bernanto.
Ia menambahkan, kalau melihat dari alamatnya, area tersebut adalah tanggung jawab PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ciputat–Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, bukan PLN Serpong UID Banten.
"Akan tetapi saya tetap konfirmasi ke teman-teman PLN UID Jakarta," pungkasnya.(MRI/RGI)
Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
TODAY TAGRencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews