Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional, Sebut AS Diperlakukan Tidak Adil dalam Perdagangan
Kamis, 3 April 2025 | 14:25
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada Selasa, 2 April 2025, waktu setempat.
TANGERANGNEWS.com-PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Serpong, Jalan Raya Serpong, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (25/9/2019).
Dalam sidaknya itu, Direktur Utama PT PITS Dudung E. Direja berjalan mengelilingi pasar. Selain itu, ia juga menghampiri dan menyapa beberapa pedagang yang berjualan di pasar tersebut.
Usai berkeliling pasar, Dudung menjelaskan, kegiatan yang ia lakukan bertujuan untuk melihat kesiapan pihaknya dalam menghadapi wacana Pemerintah Kota Tangsel yang akan menyerahkan pengelolaan pasar semi modern ini kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dalam hal ini PT PITS.
"Ini kan sesuai dengan keinginan pemerintah daerah. Bahkan sekarang, peraturan daerahnya sudah ada di DPRD untuk dibahas," ucapnya usai menyambangi beberapa lapak pedagang di pasar itu.
"Jadi intinya, kami datang ke sini untuk mempersiapkan diri dikala itu (pasar) diserahkan, kita sudah siap," imbuhnya.
Baca Juga :
Ia mengatakan, setidaknya terdapat tiga pasar yang pengelolaannya akan diserahkan pada PT. PITS.
"Rencananya Pemda akan menyerahkan tiga pasar, (yaitu) pasar Serpong, Pasar Jombang yang menurut saya kondisinya cukup parah, (dan) ketiga Pasar Bintaro 2 yang sudah semi modern," tuturnya.
Dalam sidak kali ini, Dudung mendapatkan beberapa hal yang akan menjadi fokus kerja jika pengelolaan pasar ini sudah diserahkan kepada pihaknya.
"Jadi setiap pasar memiliki ciri yang khas, seperti di Serpong ini. Di depan banyak pedagang kaki lima dan parkir yang semrawut. Bagaimana strategi PT. PITS ke depan? Tentu persoalan ini harus di pecahkan tak hanya BUMD (PT PITS), tapi keterlibatan Dishub (Dinas Perhubungan), karena itu di luar ranah kita," ujar Dudung.
"Sejauh ini masih ada space (ruang) di lantai 3 yang masih bisa dimaksimalkan. Nanti kita lihat dia (pedagang) inginnya seperti apa. Harus ada pendekatan persuasif. Keinginan kita untuk mengurangi kemacetan. Kita dari segi pasar akan mencoba untuk menarik pedagang kaki lima ke dalam. Tentu bukan hal yang mudah," terangnya.
Dudung menambahkan, pihaknya juga akan berupaya untuk melengkapi pasar dengan fasilitas pengelolaan sampah.
"Kita sudah bincang dengan investor. Tinggal di pasar ada enggak space-nya. (Sampahnya) dikelola di situ, diolah dan menjadi produk yang bermanfaat," ungkapnya.
Setelah semuanya dilimpahkan kepada pihaknya, Dudung optimis dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pasar tersebut.
"Sekarang baru Rp70 juta per bulan. Kalau dikelola PT PITS itu harus lebih. Dalam rencana strategi kita bisa lebih 3 kali lipat, tanpa memberatkan dari pedagang," pungkasnya.(RMI/HRU)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada Selasa, 2 April 2025, waktu setempat.
Pantai Tanjung Pasir, di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat setiap momen liburan termasuk saat Lebaran 2025.
PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) berhasil mencatat penjualan yang sangat baik melalui produk komersial City Hub Commercial, “The Next Level” Workplace dan Commercial Space dari unit bisnis Summarecon Serpong.
Kepolisian Resor (Polres) Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya fokus mengamankan objek wisata pada musim Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi. Fokus pengamanan digelar sejak hari ke-2 lebaran, Selasa 2 April 2025.