Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membantah terkait informasi yang menyebutkan siswanya ditahan di Polda Metro Jaya usai mengikuti aksi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019) kemarin.
Informasi yang diterima TangerangNews, dari 144 pelajar sekolah yang ditahan, terdapat 2 pelajar yang berasal dari SMKN 5 Tangsel.

“Itu Hoaks,” kata Wakil Kepala Sekolah SMKN 5 Kota Tangsel Wahidin di Pondok Benda, Pamulang, Tangsel, Kamis (26/9/2019).
Baca Juga :
Wahidin justru mengaku bingung dengan data yang viral di media sosial. Ia mengeklaim siswanya sama sekali tidak ada yang ikut ke Gedung DPR/MPR RI.
“Anak-anak tidak ada yang berangkat ke sana, karena kondisi mereka sekarang sedang ulangan,” pungkasnya.(RMI/HRU)
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGAplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.
Maraknya parkir liar yang masih menjamur di berbagai titik Kota Tangerang dinilai menjadi penyebab bocornya potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) miliaran rupiah.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews