Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TANGERANGNEWS.com- Dua mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta yang mengikuti aksi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019), hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.
Hal itu disampaikan Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) UIN Jakarta Sultan Rivandi saat dihubungi melalui sambungan ponselnya.
Ia mengatakan, semula, terdapat lima orang yang dikabarkan menghilang usai aksi rasa yang berujung bentrok dengan aparat kepolisian tersebut.
Kelima mahasiswa itu, diantaranya Firman Ihsan Mawardi (FISIP / Ilmu Politik), Dody Kurniawan (FISIP / Sosiologi), Solehudin (FST / Agribisnis), Ijas (FST / Teknik Informatika) dan Ikbal Fadly jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.
Baca Juga :
Namun, kata Sultan, rekannya atas nama Solehudin dan Ijas sudah kembali ke Ciputat, Rabu (25/9/2019) kemarin. Firman saat ini sudah diketahui keberadaannya. Sementara Dody dan Ikbal masih belum diketahui keberadaannya.
"Kalau Firman ada di Polda. Yang dua lagi (Dody dan Ikbal) belum ketahuan," ucap Sultan.
Tak tinggal diam, Sultan langsung mencari dua rekan seperjuangannya itu yang hilang usai menyuarakan aspirasi rakyat di Jakarta.
"Semalem sudah di cek oleh kawan-kawan, tapi belum dapat hasil," pungkasnya.(RMI/HRU)
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TODAY TAGInsiden mengejutkan terjadi di perairan Merak ketika KMP Batumandi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mendadak terbakar saat hendak bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews