Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com-Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Raya Pahlawan Seribu, Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (15/10/2019).
Insiden yang terjadi tepat di depan BSD Plaza itu melibatkan dua mobil mini bus dan satu truk.
Tabrakan pada siang hari itu melibatkan tiga mobil, yaitu Hyundai H1 W-1090-VD yang dikemudikan oleh Bambang Suro, 49, Toyota Avanza B-1164-NQN yang dikemudikan Bakriwijaya, 54 dan kendaraan jenis truk yang tak diketahui identitasnya.
Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil Hyundai melaju dari arah ITC BSD menuju Alam Sutera.
BACA JUGA:
"Sesampainya di BSD Plaza, diduga pengemudi mengidap penyakit epilepsi sehingga menabrak kendaraan Toyota Avanza," jelasnya.
Akibat tertabrak dari belakang, Toyota Avanza pun terdorong ke depan dan menabrak truk yang sedang berhenti menunggu lampu lalu lintas menyala hijau.
Meski tak ada korban jiwa, kejadian tersebut mengakibatkan dua kendaraan rusak berat.
"Kendaraan Hyundai mengalami kerusakan pada bagian depan. Kendaraan Toyota Avanza mengalami kerusakan pada depan dan belakang," tuturnya.
Dua kendaraan yang rusak tersebut kini telah diamankan Satlantas Polres Tangsel. Kecelakaan itu juga sempat memicu kemacetan lalu lintas.(MRI/RGI)
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGPenggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews