Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota
Minggu, 25 Januari 2026 | 21:25
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TANGERANGNEWS.com-Sinar Mas Land kembali menyelenggarakan bakti sosial (baksos) di Sekolah Dasar Madrasah Ibtidaiyah Raudlatul Anwar, di Kampung Pagerhaur, Desa Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Sabtu (26/10/2019).
Baksos berupa pemeriksaan kesehatan gratis ini bekerja sama dengan Yayasan Muslim Sinar Mas, Yayasan Buddha Tzu Chi, Eka Hospital, Eka Tjipta Foundation dan UPT Puskesmas Pagedangan.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan untuk memberikan manfaat terhadap masyarakat, khususnya yang berada di kawasan sekitar BSD City.
“Adapun target sasaran kegiatan ini sebanyak 500 warga. Pemeriksaan kesehatan gratis meliputi pemeriksaan asam urat, kolesterol, gula darah dalam tubuh, serta gigi," jelas Dhony Rahajoe, Managing Director President Office Sinar Mas Land.
Baca Juga :
Ketua Harian Yayasan Muslim Sinar Mas ini juga menyatakan kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat tidak mampu di sekitar wilayah BSD City.
"Kami juga menyertakan tenaga kerja medis dari berbagai latar belakang, sebagai bentuk toleransi antar umat beragama dan keberagaman yang ada di masyarakat BSD City," terangnya.
Bakti sosial pengobatan gratis ini melibatkan tenaga kerja medis yang terdiri dari 7 dokter umum, 8 dokter gigi, 5 perawat, serta 5 apoteker.(RMI/HRU)
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TODAY TAGSinar Mas Land secara resmi membuka gerbang kepemilikan properti tahun 2026 melalui peluncuran program nasional bertajuk Royal Key.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) menerbitkan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Upacara Bendera di Sekolah.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews