Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com-Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Ade Wahyu Hidayat menantang pemuda Tangsel untuk berpartisipasi aktif menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangsel 2020.
Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan diskusi kepemudaan yang dihelat di KP Mie & Mie, Jalan Graha Raya, Perigi Baru, Pondok Aren, Tangsel, Senin (28/10/2019) malam.
"Ya, terpenting harus berpartisipasi. Partisipasi itu bukan hanya saat pencoblosan, tapi juga pada saat tahapan," ucap Ade kepada TangerangNews.
Menurutnya, pada semua tahapan Pilkada, pemuda harus berpartisipasi sepenuhnya.
"Misal berpartisipasi dalam pemutakhiran data, berpartisipasi dalam pembentukan badan ad hoc, harus banyak yang daftar, dan segala macamnya," imbuhnya.
Baca Juga :
Ia mengatakan, pihaknya selaku penyelenggara akan berupaya mendorong pemuda untuk ikut menjadi penyelenggara pada Pilkada mendatang.
"Mulai dari Januari 2020 kita sudah mulai perekrutan badan ad hoc ya, dari pembentukan PPK, dan pembentukan PPS itu sudah mulai berjalan," paparnya.
Jadi, kata Ade, Pilkada yang akan dihelat tahun depan menjadi kesempatan pemuda Tangsel untuk berkontribusi.
"Saya tantang pemuda Tangsel untuk menyukseskan Pilkada Tangsel," pungkasnya.(RMI/HRU)
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TODAY TAGDi balik kepungan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Tangerang, sebuah kabar membahagiakan menyeruak dari RW 04, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh.
Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews