Tahanan Kasus Narkoba Polresta Tangerang Meninggal di RS Polri Akibat Sakit
Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:07
Seorang tahanan Polresta Tangerang dengan inisial HW meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
TANGERANGNEWS.com-Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Ade Wahyu Hidayat menantang pemuda Tangsel untuk berpartisipasi aktif menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangsel 2020.
Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan diskusi kepemudaan yang dihelat di KP Mie & Mie, Jalan Graha Raya, Perigi Baru, Pondok Aren, Tangsel, Senin (28/10/2019) malam.
"Ya, terpenting harus berpartisipasi. Partisipasi itu bukan hanya saat pencoblosan, tapi juga pada saat tahapan," ucap Ade kepada TangerangNews.
Menurutnya, pada semua tahapan Pilkada, pemuda harus berpartisipasi sepenuhnya.
"Misal berpartisipasi dalam pemutakhiran data, berpartisipasi dalam pembentukan badan ad hoc, harus banyak yang daftar, dan segala macamnya," imbuhnya.
Baca Juga :
Ia mengatakan, pihaknya selaku penyelenggara akan berupaya mendorong pemuda untuk ikut menjadi penyelenggara pada Pilkada mendatang.
"Mulai dari Januari 2020 kita sudah mulai perekrutan badan ad hoc ya, dari pembentukan PPK, dan pembentukan PPS itu sudah mulai berjalan," paparnya.
Jadi, kata Ade, Pilkada yang akan dihelat tahun depan menjadi kesempatan pemuda Tangsel untuk berkontribusi.
"Saya tantang pemuda Tangsel untuk menyukseskan Pilkada Tangsel," pungkasnya.(RMI/HRU)
Seorang tahanan Polresta Tangerang dengan inisial HW meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
TODAY TAGSeorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews