Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya
Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21
PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
TANGERANGNEWS.com-Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerakan Indonesia Raya (DPC Gerindra) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara soal rumor bahwa partai tersebut telah mendukung salah satu pasangan bakal calon (bacalon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada Pilkada Tangsel 2020.
Hal tersebut dikatakan Sekretaris DPC Gerindra Tangsel Yudi Adi Wibowo.
"Kami nyatakan berita tersebut tidak benar," ujar Yudi kepada TangerangNews, Sabtu (2/11/2019).
Yudi membantah rumor yang beredar bahwa petinggi partai Gerindra, yakni Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat, Sufmi Dasco Ahmad telah memberikan dukungan kepada kepada salah satu pasangan bacalon yang akan berkontestasi di Pilkada Tangsel.
Kata dia, Sufmi Dasco tidak pernah memberikan mentoring secara khusus kepada individu calon.
"Oleh karena itu, setelah berkoordinasi dengan Wakil Ketua Umum Bapak Sufmi Dasco Ahmad, kami berkewajiban untuk mengklarifikasi dan meluruskan pemberitaan yang ada," imbuhnya.
Baca Juga :
Ditambahkan Yudi, penjaringan bacalon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang dibuka oleh partainya bersifat Umum dan terbuka bagi siapapun.
"Partai Gerindra tidak mempunyai calon khusus, dan akan menetapkan calon setelah proses penjaringan terbuka," terangnya.
Ia melanjutkan, komunikasi bacalon atau tim bacalon dengan pengurus partai baik di tingkat pusat maupun ranting, selalu diarahkan mengikuti semua proses yang sudah ditetapkan.
"Sehingga setiap bacalon wajib mengikuti mekanisme yang sudah ditentukan," pungkasnya.(RMI/HRU)
PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews