Connect With Us

Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Ciputat, Polisi Periksa Rekaman CCTV

Rachman Deniansyah | Senin, 16 Desember 2019 | 13:57

Sesosok mayat bayi perempuan ditemukan di kolong Flyover (jalan layang) Ciputat, Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (15/12/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Polsek Ciputat masih melakukan penyelidikan terkait jasad bayi yang ditemukan di bawah Flyover Ciputat, Jalan Ir. H. Juanda, Cipayung, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (15/12/2019) kemarin.

Kapolsek Ciputat Kompol Endy Mahandika mengatakan, penyelidikan kini tengah dilakukan, dengan memeriksa rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi pembuangan jasad bayi malang itu.

"Kita masih melakukan penyelidikan. Hari ini aja sudah progres. Kita sudah periksa CCTV," kata Endy saat dihubungi, Senin (16/12/2019).

BACA JUGA:

Namun, lanjut Endy, sampai saat ini jajarannya masih melakukan pemeriksaan kepada beberapa saksi, serta CCTV lainnya.

"Tapi kita ini masih ingin memeriksa CCTV lainnya ini, karena CCTV yang kita dapat kurang jelas, tapi yang buang sudah ada (terlihat)," imbuhnya.

Sebelumnya, mayat bayi perempuan itu ditemukan di kolong flyover Ciputat pada pukul 8.00 WIB oleh seorang petugas kebersihan yang tengah bertugas.

 

Saat ditemukan, jasad bayi malang yang masih terdapat tali pusarnya itu terbungkus plastik berwarna hitam dan dibalut oleh daster oranye, yang diduga milik orang tuanya. 

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Polisi, mayat bayi tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati.(RAZ/RGI)

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill