KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Polsek Ciputat masih melakukan penyelidikan terkait jasad bayi yang ditemukan di bawah Flyover Ciputat, Jalan Ir. H. Juanda, Cipayung, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (15/12/2019) kemarin.
Kapolsek Ciputat Kompol Endy Mahandika mengatakan, penyelidikan kini tengah dilakukan, dengan memeriksa rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi pembuangan jasad bayi malang itu.
"Kita masih melakukan penyelidikan. Hari ini aja sudah progres. Kita sudah periksa CCTV," kata Endy saat dihubungi, Senin (16/12/2019).
BACA JUGA:
Namun, lanjut Endy, sampai saat ini jajarannya masih melakukan pemeriksaan kepada beberapa saksi, serta CCTV lainnya.
"Tapi kita ini masih ingin memeriksa CCTV lainnya ini, karena CCTV yang kita dapat kurang jelas, tapi yang buang sudah ada (terlihat)," imbuhnya.
Sebelumnya, mayat bayi perempuan itu ditemukan di kolong flyover Ciputat pada pukul 8.00 WIB oleh seorang petugas kebersihan yang tengah bertugas.
Saat ditemukan, jasad bayi malang yang masih terdapat tali pusarnya itu terbungkus plastik berwarna hitam dan dibalut oleh daster oranye, yang diduga milik orang tuanya.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Polisi, mayat bayi tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati.(RAZ/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
Diduga melanggar batas waktu izin tinggal, sebanyak 11 orang warga negara asing (WNA) diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta).
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews