Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera
Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TANGERANGNEWS.com-Petugas Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap seekor ular jenis piton dengan panjang mencapai sekotar 4,5 meter.
Hewan melata itu ditangkap di Perumahan Bukit Pamulang Indah (BPI), Pamulang, Tangsel, Minggu (22/12/2019) malam.
Kepala Damkar dan Penyelamatan Tangsel Uci Sanusi mengatakan, penangkapan itu bermula saat pihaknya mendapat laporan dari masyarakat sekitar pukul 20.00 WIB.
BACA JUGA:
"Saat ditemukan, posisi ularnya berada di gorong-gorong sedang memangsa kucing. Kucingnya tidak muat digorong-gorong, jadi kucingnya ditinggal, tapi keburu mati" kata Uci saat ditemui di Kantor Damkar Tangsel, Jalan Melati Mas Blok J, Pondok Jagung, Serpong Utara, Tangsel, Senin (23/12/2019).

Melihat ular besar itu, kata Uci, petugas yang berjumlah tujuh orang itu pun langsung melakukan upaya penangkapan.
"Langsung kita tangkap dan dibawa ke kantor. Untuk bobotnya itu seberat kurang lebih 25 kilogram," terangnya.
Uci menjelaskan, kemunculan ular itu diduga karena telah memasuki musim hujan beberapa waktu terakhir ini.
Karena itu, Uci mengimbau, bagi masyarakat yang menemukan ular segera melaporkan ke Damkar dan Penyelamatan atau komunitas reptil yang biasa menangani untuk segera dievakuasi.
"Saat ini sedang berkembang biaknya ular. Masyarakat harus tetap waspada dan melaporkan jika menemukan ular. Segera panggil kami atau pihak terkait seperti komunitas reptil atau Satpol PP," pungkasnya.(MRI/RGI)
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TODAY TAGRangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik sejak jauh hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews