Connect With Us

Isyana Bagoes Oka Bantah PSI Sudah Tetapkan Dukungan di Pilkada Tangsel

Mohamad Romli | Minggu, 15 Maret 2020 | 08:50

Isyana Bagoes Oka (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membantah sudah menetapkan kandidat yang akan diusung pada Pilkada Tangsel 2020 ini. Hal itu disampaikan Isyana Bagoes Oka, Ketua Konvensi PSI melalui pesan singkat kepada peserta konvensi bacalon Wali Kota Tangsel.    "Betul, saya menerima pesan singkat dari Ibu Isyana yang isinya membantah bahwa DPP PSI sudah mengeluarkan SK (surat keputusan) dukungan untuk kandidat bacalon Wali Kota Tangsel," ungkap Suhendar, bacalon Wali Kota Tangsel yang turut dalam konvensi PSI, Minggu (15/2/2020) saat dikonfirmasi.

 Pesan dari DPP PSI dengan isi serupa juga beredar di kalangan wartawan. Dalam pesan tersebut, Isyana menekankan bahwa dia sebagai Ketua Konvensi PSI dirinya menyampaikan DPP PSI belum dan tidak akan mengeluarkan SK sebelum tahapan konvensi selesai. Suhendar menambahkan, berdasarkan pesan tersebut, siapapun bacalon yang mengeklaim sudah mendapatkan dukungan dari PSI terbantahkan. 

Baca Juga : Pembantu Jokowi Positif Corona

"Jadi, kalau ada yang mengaku sudah mengantongi dukungan bahkan katanya PSI segera menggelar deklarasi untuk menetapkan kandidat bacalon Wali Kota Tangsel, sudah menyebar berita hoaks," tegasnya.

 Bahkan, lanjutnya, sebelum ia menerima informasi resmi dari DPP PSI, dirinya sempat mempertanyakan kebenaran kabar terkait beredarnya dukungan PSI kepada Salah satu kandidat Baacalon Wali Kota Tangsel. "Saya langsung telepon Pak Andreas (Ketua PSI Tangsel). Beliau menyatakan juga bahwa kabar itu tidak benar. Bukan dukungan DPP, melainkan hanya personal," terangnya.

 Bantahan serupa juga disampaikan Ketua DPD PSI Tangsel Andreas Arie Nugroho. Saat dikonfirmasi, dengan tegas Andreas menyampaikan bahwa hinhga saat ini, partainya belum mengeluarkan rekomendasi kepada satu pun Bakal Calon Wali Kota yang mendaftar pada konvensinya.

 "Saya sampaikan saja, kalau saat ini kami masih dalam proses konvensi dan dari DPP belum ada rekomendasi yang dikeluarkan," terang Andreas saat dikonfirmasi. Menurutnya, rekomendasi itu baru akan diberikan, jika proses konvensi yang dibuka oleh partainya telah usai. "Kita ikuti proses saja, hari ini kan ada acara debat yang disiarkan melalui channel Youtube PSI dan Facebook PSI. Jadi hal tersebut masih menjadi bagian konvensi, di mana masyarakat bisa melihat bacalon dari PSI mengutarakan misi visi dan gagasannya," tuturnya.

"Kami berusaha untuk melakukan dengan profesional agar kredibilitas konvensi tetap terjaga," pungkasnya. Sebelumnya, Muhammad, bacalon Wali Kota Tangsel mengklaim telah mengantongi dukungan dari PSI.

 Muhamad menyatakan akan maju di Pilkada Tangsel dengan diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). "PDIP sama PSI sudah mendukung saya," kata Muhammad, Sabtu (7/3/2020).

 

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

NASIONAL
Ini Bacaan Doa Mustajab di Malam 27 Rajab Isra Mi'raj 

Ini Bacaan Doa Mustajab di Malam 27 Rajab Isra Mi'raj 

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:36

Di antara amalan yang dianjurkan pada bukan Rajab, khususnya bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj, adalah memperbanyak doa dan munajat kepada Allah SWT.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill