Menakar Kembali Pilkada: Mengembalikan Mandat Kepala Daerah ke DPRD
Selasa, 24 Februari 2026 | 21:51
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama hampir dua dekade terakhir telah menjadi simbol penting demokrasi lokal di Indonesia.
TANGERANGNEWS.com-Benyamin Davnie Wakil Wali Kota Tangerang Selatan ( Tangsel ) menyatakan, Airin Rachmi Diany akan menjalani tes virus Corona.
Benyamin memastikan Airin hingga kini masih menjalankan tugasnya sebagai wali kota, dalam rangka penanggulangan Covid-19 di Tangsel.
"Ya ada, beliau juga melaksanakan tugasnya, keliling segala macam, ada beliau," ujarnya.
Meski mengklaim Airin dalam kondisi sehat dan tidak terjangkit Covid-19, Airin sendiri belum dites secara klinis.
"Nanti akan dilakukan pemeriksaan. Kita akan melakukan pemeriksaan, kita akan meminta Dinas Kesehatan," ujarnya.
Baca Juga :
Seperti diketahui Airin menghilang beberapa pekan belakangan ini. Setelah tidak terlihat, muncul foto dirinya sempat menghadiri rapat bersama dengan dua kepala daerah yang terserang virus Corona.
Airin pun lantas menjadi pokok pembahasan oleh publik.
Seperti diketahui, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dan juga Wali Kota Bogor Bima Arya telah dinyatakan Positif Covid-19. Sedangkan pada foto tersebut, Airin diapit keduanya saat rapat berlangsung pada 2 Maret lalu.
Kabar berhembus semakin kencang setelah Airin pun dianggap publik telah menghilang. Bahkan ponsel yang biasa dihubungi wartawan tidak aktif. (RMI/RAC)
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama hampir dua dekade terakhir telah menjadi simbol penting demokrasi lokal di Indonesia.
TODAY TAGSeorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi bulan-bulanan warganet setelah videonya menolak seorang siswi SMP di kawasan Pondok Ranji, Tangerang Selatan (Tangsel), beredar luas di media sosial.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Kepolisian Sektor (Polsek) Rajeg membantah siswi kelas 4 di SDN Rajeg 2, berinisial CS, merupakan korban pembegalan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews