Connect With Us

Teriakan Korban Pemerkosaan di Setu Gagalkan Upaya Pelaku

Rachman Deniansyah | Rabu, 29 April 2020 | 16:34

Kapolsek Cisauk AKP Rolando V.A Hutajulu. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Kapolsek Cisauk AKP Rolando V.A Hutajulu mengatakan, RN, sopir angkot yang diduga melakukan percobaan pemerkosaan terhadap penumpangnya telah diamankan.

Pelaku telah diperiksa oleh petugas. Berdasarkan hasil sementara pemeriksaan tersebut, peristiwa percobaan pemerkosaan itu dibenarkan Rolando.

"Terkait dengan adanya korban yang diduga akan dilakukan pemerkosaan oleh seorang sopir angkot itu benar adanya. Jadi yang bersangkutan itu diamankan pihak kepolisian," ucap Kapolsek Cisauk AKP Rolando V.A Hutajulu di Mapolres Tangsel, Rabu (29/4/2020).

Aksi percobaan pemerkosaan yang dilakukan pelaku di dalam indekosnya itu, kata Roalndo, dilakukan dengan unsur paksaan. 

"Korban kan berontak, korban teriak. Kalau berontak ya (ada unsur) paksa, Alhamdulillah belum terjadi pemerkosaan," ujarnya. 

Karena suara teriakan korban itu, akhirnya warga Kampung Setu RT 14/04, Setu, Tangerang Selatan, mengetahui perbuatan yang dilakukan oleh sopir tersebut. 

Hingga akhirnya, pelaku pun diamankan ke kelurahan Setu, dan kemudian digelandang ke Mapolsek Cisauk. 

"Sampai sekarang proses penyelidikan dan penyidikan masih berjalan. Kasus sudah kita limpahkan ke Polres karena ini (melibatkan) anak jadi kasus yang menangani unit PPA," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, percobaan pemerkosaan itu terjadi Selasa (28/5/2020) malam.

Menurut keterangan Sekretaris Kelurahan Setu, Adhi Mustofa, korban yang masih kelas tiga SMP itu tertidur saat naik angkot jurusan Kali Deres-Muncul dari Cipondoh, Kota Tangerang.

Karena tertidur, korban pun tidak sempat turun di lokasi yang dituju, namun dibawa pelaku sampai ke Setu, dan dijanjikan akan diantar kembali ke tujuannya.

Namun, korban justru dibawa pelaku ke kontrakannya di Muncul, Setu, Tangsel. Saat itu, kondisi sudah magrib.

Di kontrakan itu, korban disuruh mandi oleh pelaku. Kemudian, setelah mandi, korban mengaku dipegang tangannya oleh pelaku. Korban yang panik pun langsung menjerit histeris.

"Ngejerit disangka mau diperkosa. Terus dia kabur ke pinggir jalan, nangus, teriak 'saya mau diperkosa' gitu," katanya.(RMI/HRU)

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

WISATA
Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46

Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.

KAB. TANGERANG
Sering Jadi Bahan Candaan, Ternyata Ini Asal-usul Nama Kelurahan Bencongan Kabupaten Tangerang

Sering Jadi Bahan Candaan, Ternyata Ini Asal-usul Nama Kelurahan Bencongan Kabupaten Tangerang

Kamis, 6 Agustus 2026 | 09:49

Nama Kelurahan Bencongan di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, kerap memancing perhatian karena dianggap unik.

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill