Connect With Us

Benda Mirip Mortir di Pemakaman Serpong Ternyata Hanya Pemberat Nelayan

Rachman Deniansyah | Kamis, 7 Mei 2020 | 14:20

Geranat. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Penemuan benda menyerupai mortir di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bing Bin, Kavling Serpong, RT01/04, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (7/5/2020) sempat bikin heboh. 

Warga yang panik pun langsung berinisiatif melaporkan penemuan tersebut ke pihak Kepolisian. 

"Polsek Serpong mendapat laporan dari warga di TPU Bing Bin ini, di mana mereka menemukan salah satu benda yang mencurigakan menyerupai bahan peledak, kami pun segera menuju lokasi," kata Kapolsek Serpong AKP Supriyanto saat dikonfirmasi, Kamis (7/5/2020).

Guna memastikan benda tersebut mengandung bahan peledak atau tidak, Polsek Serpong langsung berkoordinasi dengan Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda Metro Jaya untuk melalukan pemeriksaan. 

Pemeriksaan yang tak memakan waktu lama pun selesai. Ternyata tak ditemukan kandungan bahan peledak pada benda tersebut. 

 

Dari hasil pemeriksaan, ternyata benda tersebut hanyalah bandulan atau pemberat yang biasa digunakan oleh nelayan. 

"Jadi benda itu yang biasa digunakan oleh nelayan di laut sebagai pemberat," terang Supriyanto.

Meski demikian, benda yang sempat menggegerkan warga Serpong itu tetap diamankan polisi. 

"Kita tak tahu kok bisa ada di TPU, tapi apapun hasilnya sampai berada disitu kita tetap amankan dulu sesuai prosedur," sambungnya. 

Seperti diketahui, kehebohan penemuan benda diduga mortir ini berawal saat penjaga makam tengah menyapu di sekitar lokasi. 

Saat menyapu, ia dikagetkan dengan penemuan sebuat benda yang menurutnya cukup berat. Dilihat dari bentuknya, ia khawatir benda yang ditemukan itu memiliki bahan peledak.

"Iya itu hanya pemberat. Beratnya itu satu setengah kilogram sampai dua kilogram," pungkasnya.

BANTEN
Hindari Jalan Rusak Berujung Penumpang Tewas, Tukang Ojek di Pandeglang Malah Jadi Tersangka

Hindari Jalan Rusak Berujung Penumpang Tewas, Tukang Ojek di Pandeglang Malah Jadi Tersangka

Senin, 23 Februari 2026 | 17:56

Nasib malang menimpa Al Amin Maksum, seorang tukang ojek pangkalan (opang) di Kabupaten Pandeglang, Banten.

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
Fenomena Working Poor, Ketika Punya Pekerjaan Tidak Mengubah Kemiskinan

Fenomena Working Poor, Ketika Punya Pekerjaan Tidak Mengubah Kemiskinan

Senin, 23 Februari 2026 | 15:10

Fenomena “working poor” makin mengemuka di berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan bahwa memiliki pekerjaan tidak selalu menjamin kesejahteraan hidup.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill