Connect With Us

Masih Pengantin Baru, Thayyibah Kerap Dipukuli Suami Hingga Kabur

Rachman Deniansyah | Minggu, 26 Juli 2020 | 20:02

Korban saat ditemukan tewas usai dianiaya suaminya di Jalan Kubis 1, Pamulang, Tangerang Selatan, Minggu (27/7/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Thayyibah, 28, wanita asal Madura yang tinggal di Jalan Kubis 1, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, tewas secara mengenaskan di tangan suaminya sendiri, Minggu (26/7/2020). 

Dia ditemukan tewas dengan penuh luka lebam di sekujur tubuhnya akibat dipukuli oleh Ansari, 40, pria yang baru menikahinya beberapa bulan lalu.

Meski tergolong menjadi pengantin baru, Thayibah kerap menerima penyiksaan dari suaminya itu. Hal tersebut dituturkan salah satu tetangganya, Doni, 50.

"Ini penganiayaan berat kedua kalinya. Yang pertama pernah kabur ke warung sate (depan rumahnya). Suaminya enggak tahu. Istrinya (korban) itu pada biru-biru (lebam)," ungkap Dino saat menjadi saksi di Mapolsek Pamulang, Minggu (26/7/2020).

Sebagai tetangga, Dino dan warga lainnya menilai bahwa tersangka merupakan orang yang tempramen, terutama terhadap istrinya.

Baca Juga :

"Pokoknya ibu-ibu situ tahu (tersangka) galak sama istri. Bahkan pernah dibentak di depan orang, di depan pembeli, orangnya galak lah sama istrinya," katanya.

Namun, tindak kekerasan dalam rumah tangga yang kerap dialami Thayyibah tidak pernah diceritakan kepada tetangganya. Meski demikian, tetangga sekitar kerap mendengar tangisannya di malam hari.

"Warga sering dengar (korban) cuma nangis doang. Saya juga bingung ya, kok ditendang enggak nangis, enggak teriak. Kalo teriak kan kita bisa tolong. Korban enggak pernah cerita, dia pendiem," ujarnya. 

Hal ini juga dibenarkan Kapolsek Pamulang Kompol Supiyanto saat ditanya TangerangNews di lokasi kejadian. "Berdasarkan keterangan empat saksi, beberapa hari lalu korban menangis dalam beberapa malam diduga dianiaya suaminya," pungkasnya. (RAZ/RAC)

TANGSEL
Lansia di Pondok Aren Ditikam Tetangga saat Lagi Asuh Cucu

Lansia di Pondok Aren Ditikam Tetangga saat Lagi Asuh Cucu

Senin, 4 Mei 2026 | 10:45

Peristiwa mencekam terjadi di Jalan Jombang Raya, Gang Buntu, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu 3 Mei 2026 siang.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BANTEN
Gubernur Banten Bakal Sikat Praktik Percaloan Tenaga Kerja, Warga Diminta Berani Melapor

Gubernur Banten Bakal Sikat Praktik Percaloan Tenaga Kerja, Warga Diminta Berani Melapor

Senin, 4 Mei 2026 | 10:17

Gubernur Banten Andra Soni berkomitmen menyelesaikan persoalan percaloan rekrutmen tenaga kerja. Ia berjanji menindak tegas praktik tersebut karena sudah menjadi janji kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill