Connect With Us

Satpol PP Tangerang Selatan Akui Sulit Razia Venesia 

Rachman Deniansyah | Kamis, 20 Agustus 2020 | 14:00

| Dibaca : 10659

Venesia Karaoke Executive yang terletak di kawasan Serpong, Tangerang Selatan digrebek Bareskrim Mabes Polri, Rabu (19/8/2020) malam. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Satpol PP Kota Tangerang Selatan mengaku kesulitan dalam merazia Venesia Hotel di Serpong. 

Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangerang Selatan mengatakan, sebelum Bareskrim Mabes Polri pihaknya sudah mendengar Venesia tetap beroperasi meski PSBB. Namun, ketika tim Satpol PP ingin melakukan operasi, aksesnya tertutup. 

“Saya pernah razia ke situ dua kali. Tapi untuk masuk kan perlu akses, saya nunggu 15 menit. Saat masuk ke atas sudah gelap, tak ada aktivitas. Beda lah sama Polri, baik perlengkapan atau pun hal lain,” ujar Muksin saat dihubungi, Kamis (20/8/2020).

Venesia Hotel dan Karaoke Executive yang terletak di kawasan Serpong, Tangerang Selatan digrebek Bareskrim Mabes Polri, Rabu (19/8/2020) malam. 

Setidaknya sebanyak 47 wanita penghibur berpakaian minim beserta muncukarinya diamankan. Mereka dikenakan dengan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). 

Venesia Karaoke Executive yang terletak di kawasan Serpong, Tangerang Selatan digrebek Bareskrim Mabes Polri, Rabu (19/8/2020) malam.

 

Baca Juga :

Klub malam tersebut kedapatan masih beroperasi meski dalam  pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

"Mau masuk itu kan susah tuh. Aksesnya kan harus ada kartu khusus. Jadi saya harus ketemu pihak pengelola, prosedurnya kan disitu gua ikutin.  Terkadang lama, bisa 15 menit nungguin," tuturnya. 

Venesia Karaoke Executive yang terletak di kawasan Serpong, Tangerang Selatan digrebek Bareskrim Mabes Polri, Rabu (19/8/2020) malam.

Akibat menunggu terlalu lama itu, razia yang dilakukan Satpol PP selalu gagal. 

“Ketika masuk ke tempat hiburan itu, para pengelola mengelabuhi dengan mengosongkan tempat hiburan tersebut. Seolah tempat hiburan yang cukup besar itu terlihat seperti tak beroperasi,” katanya. 

Dengan keberhasilan Mabes Polri itu, Muksin turut mengapresiasinya. Sebab, penegakkan tempat hiburan dalam masa PSBB ini salah satu tujuan yang sama. 

"Polri bagus, cakap, saya ancungi jempol. Kita sama-sama punya tugas, Polri kan terkait dengan PSBB dan KUHP. Sedangkan Satpol PP tak memiliki wewenang terkait KUHP,” ujarnya. (RED/RAC)

KAB. TANGERANG
Polisi Selidiki Penyebab Kematian Pengemudi Fortuner di Gading Sepong Tangerang

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Pengemudi Fortuner di Gading Sepong Tangerang

Minggu, 17 Oktober 2021 | 13:33

TANGERANGNEWS.com-Penyebab kematian pengemudi mobil Toyota Fortuner kecelakaan tunggal di depan Ruko Flourite, Jalan Raya Kelapa Gading Utara, Gading Serpong, Pakulonan Barat, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang

BISNIS
Peringati Breast Cancer Awareness, Hotel Mercure Serpong Ajak Donasi Lewat Kue Pink Meringue

Peringati Breast Cancer Awareness, Hotel Mercure Serpong Ajak Donasi Lewat Kue Pink Meringue

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:07

TANGERANGNEWS.com-Bulan Oktober merupakan peringatan Breast Cancer Awareness yang bertujuan mengedukasi dan menyebarkan kewaspadaan masyarakat tentang bahaya, penyebab

MANCANEGARA
Media Asing Beritakan Suara Azan Ganggu Warga di Jakarta

Media Asing Beritakan Suara Azan Ganggu Warga di Jakarta

Kamis, 14 Oktober 2021 | 22:32

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah media asing membuat berita soal warga di Jakarta yang terganggu dengan suara azan karena dianggap terlalu bising

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin