Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG
Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TANGERANGNEWS.com-Sebelum ditemukan tewas di dalam kamar Hotel Marilyn Serpong, Kota Tangerang Selatan, Minggu (6/8/2020), Ketua DPRR Lebak Dindin Nurohmat sempat keluhkan rasa sakit yang di bagian dadanya.
“Jadi kronologisnya saat almarhum bersama rekannya menginap di sana, masuk ke hotel pada pukul 22.00 WIB, kemudian pukul 02.00 WIB malam mengeluh (sakit) di bagian dadanya," jelas Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan kepada awak media, Senin (7/9/2020).
Baca Juga :
Atas keluhan rasa sakitnya, rekan korban berinisial L itu pun langsung menghubungi petugas hotel. Kemudian oleh petugas front office menghubungi rumah sakit.
“Kurang lebih pukul 04.00 WIB subuh, ada bantuan medis yang melakukan pemeriksaan di sana. Setelah itu korban dinyatakan meninggal dunia," tuturnya.
Menurut keterangan yang didapati, selama hidupnya politisi Partai Gerindra itu memang telah memiliki riwayat medis.
"Yang jelas berdasarkan keterangan saksi ada keluhan dada dan juga kita sempat konfrontir bahwa (korban) ada riwayat sakit. Pada saat sebelum meninggal ada penanganan medis atas keluhan yang dirasakan oleh almarhum saat dini hari," tuturnya.
Sebelumnya, ketika ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, polisi sempat menemukan resep obat pada kamar korban.
"Iya ada resep obat. Yang jelas bahwa sampai saat ini pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Penyebab kematian nanti kita simpulkan setelah semua saksi kita periksa lengkap," pungkasnya.(RAZ/HRU)
TODAY TAGGubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews