Begini Cara Cek KTP Dipakai Pinjol Ilegal atau Tidak, Bisa Lewat Online
Rabu, 20 Mei 2026 | 12:33
Masyarakat bisa mengecek sendiri apakah KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka pernah dipakai untuk pinjaman online (pinjol) tanpa izin.
TANGERANGNEWS.com-Muhammad, calon Wali Kota Tangsel tidak tampak saat pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) untuk Pilkada Tangsel, Kamis (24/9/2020).
Kabar yang beredar, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel itu sedang sakit. Sehingga, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, hadir seorang diri didampingi petinggi partai pengusung.
"Memang hari ini Babeh Muhammad direkomendasikan oleh dokter untuk istirahat, karena memang faktor kelelahan," kata Saras kepada awak media.
Saras tidak merinci kondisi kesehatan pasangann politiknya di Pilkada Tangsel itu. Ia hanya menyebut, Muhammad perlu beristirahat karena kelelahan fisik.
"Beliau itu kelelahan, karena kalau di rumah memang beliau itu biasanya didatangi oleh warga dari jam 6 pagi sampai jam 2 pagi. Itu hampir tiap hari. Mohon doanya supaya beliau bisa lekas sembuh kembali untuk bisa menyapa warga," terangnya.
Juru Bicara Relawan Muhamad-Saraswati, Badrussalam menambahkan, selain kelelahan, Muhamad juga menderita sakit maag.
"Jadi memang dalam beberapa hari kemarin (sakit) karena asam lambungnya naik, " ujar Badrus saat dikonfirmasi.
Ia juga menepis kabar sakitnya Muhamad diakibatkan karena tertular COVID-19.
"Jadi kalau ada kabar beredar bahwa Muhamad terpapar COVID, itu enggak benar. Karena sudah tiga kali swab dan hasilnya negatif," kata dia. (RMI/RAC)
Masyarakat bisa mengecek sendiri apakah KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka pernah dipakai untuk pinjaman online (pinjol) tanpa izin.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai mematangkan menetapkan pembagian wilayah domisili bagi calon peserta didik terkait Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SD dan SMP.
Pusat kuliner G Town Square di kawasan Gading Serpong dipastikan menghentikan operasionalnya mulai 15 Mei 2026.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mewaspadai potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang diakibatkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews