Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang
Senin, 2 November 2026 | 16:58
Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).
TANGERANGNEWS.com-Pihak Kepolisian meminta Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperbanyak pemasangan CCTV di area publik. Hal ini untuk mempermudah penegak hukum mengungkap kasus kejahatan.
Hal itu dipicu kesulitan Polres Tangsel mengungkap kasus pelecehan seksual yang terjadi selama setahun terakhir. Setidaknya dari enam kasus peremasan payudara, polisi baru bisa mengungkap satu kasus. Minimnya alat bukti membuat petugas kesulitan mengungkap pelaku.
"Kami berikan (masukan) ke pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk bisa memasang CCTV," ucap Waka Polres Tangsel Kompol Stephanus Luckyto di Mapolres Tangsel, Senin (19/10/2020).
Baca Juga :
Rekaman CCTV, ditegaskannya, sangat membantu pihaknya untuk mengindentifikasi pelaku kejahatan.
"Karena itu sebagai alat petunjuk yang sangat valid dan shahih (sah) di dalam mengungkap siapakah pelaku kejahatan itu," katanya.
Upaya yang dilakukan Polres Tangsel untuk meminimalisir kejahatan yang merugikan kaum wanita itu, yakni meningkatkan pengamanan di lokasi yang sering terjadi kejahatan tersebut.
"Polres Tangerang Selatan bersama jajaran Polsek akan meningkatkan kekuatan jumlah personel dalam rangka mengamankan aktivitas masyarakat, entah itu melaksanakan olahraga, maupun sejenisnya," katanya. (RMI/RAC)
Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).
TODAY TAGSinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.
Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.
Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews