Connect With Us

Diacungi Senjata, Begini Aksi Heroik Petugas Dishub Tangkap Jambret di Tangsel

Rachman Deniansyah | Selasa, 17 November 2020 | 20:31

Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan saat menunjukan tas pelaku kejahatan kawanan jambret di Jalan Raya Cireundeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Selasa (17/11/2020) pagi. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tiga Anggota Bidang Pengendalian Operasional dan Keselamatan (Dalops) 94 Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan berhasil menggagalkan kawanan jambret yang melarikan diri usai menjalankan aksinya ke arah Jalan Raya Cireundeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Selasa (17/11/2020) pagi. 

Ketiganya, yakni Ilham Hamdani, Sulaiman Rasyid, Fauzi. Mereka yang tengah menjalankan tugas mengatur lalu lintas itu rela menaruhkan nyawanya demi menangkap dua pelaku yang sempat mengacungkan senjata mirip pistol. 

Salah satu petugas Dishub Tangsel, Ilham Hamdani menuturkan, aksi heroiknya tersebut dilakukan saat kedua pelaku melintas, dan mencoba untuk berputar balik.

"Mereka mau putar balik, karena ngeliat kita petugas. Terus dia sempat mengeluarkan senjata, mengacungkan ke arah kita dan warga yang mengejar," turur Ilham kepada Tangerangnews saat dihubungi. 

Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan saat menunjukan tas pelaku kejahatan kawanan jambret di Jalan Raya Cireundeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Selasa (17/11/2020) pagi.

Tanpa berpikir panjang, ia dan dua rekannya itu pun langsung berlari mencoba menangkap dua pelaku.

Meski sempat merasakan ketakutan, ia pun nekat berlari mengejar pelaku yang sempat mengancamnya. 

Baca Juga :

"Ya kita kejar. Ya mau bagaimana lagi? Rasa takut pasti ada manusiawi. Tapi ini kan untuk keselamatan banyak orang. Kita ini kan petugas, harus melayani masyarakat," tuturnya. 

Pengejaran berakhir ketika kedua pelaku masuk ke  perumahan yang ada di lokasi. Saat itu, keduanya pun merasa terpojok karena sudah terkepung oleh warga yang mengejarnya. Ketika itulah, Ilham memberanikan diri untuk menangkap pelaku. 

Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan saat menunjukan tas pelaku kejahatan kawanan jambret di Jalan Raya Cireundeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Selasa (17/11/2020) pagi.

"Kita tangkap. Ya dia sempat melawan, berontak seperti itu. Tapi karena warga sudah ramai akhirnya mereka menyerah," tuturnya. 

Usai berhasil diamankan, Ilham beserta kedua rekannya itu pun langsung menggelandang kedua pelaku ke Polsek Ciputat Timur untuk diperiksa lebih lanjut. 

Senjata api menyerupai pistol, kendaraan motor, beserta dua tas berisi ponsel hasil curian pun turut diamankan. 

Atas keberanian dan aksi heroiknya itu, Ilham beserta dua rekan lainnya itu pun mendapat penghargaan dari Kepolisian. 

"Alhamdulullah kita dapat reward dari Pak Kapolsek. Kita bangga, senang karena kita kan sebagai pelayan masyarakat dapat membuat nyaman masyarakat, kita kan melindungi masyarakat sehingga tidak ada kejadian seperti tadi," pungkasnya. (RED/RAC)

WISATA
7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:36

Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill