Connect With Us

Dinsos Tangsel Bantu Korban Rumah Runtuh di Pondok Aren 

Rachman Deniansyah | Selasa, 2 Februari 2021 | 15:38

Seunit bangunan rumah roboh diduga akibat pergeseran tanah di Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Minggu (31/1/2021) kemarin. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Sosial merespons cepat bencana alam dengan menyalurkan bantuan kepada warga Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan, yang kehilangan rumahnya akibat runtuh, Minggu (31/1/2021) lalu. 

Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel Wahyunoto Lukman menjelaskan, bantuan yang diberikan merupakan barang-barang yang menjadi kebutuhan dasar, yang terdiri dari sandang, pangan, dan papan. 

"Karena memang sesuai dengan tugas dan fungsi Dinsos, bahwa mereka sudah menjadi pengungsi. Kita membantu agar kebutuhan dasarnya terpenuhi," ujar Wahyu kepada TangerangNews.com saat dihubungi, Selasa (2/2/2021). 

Adapun bantuan yang diberikan, diantaranya beras,  matras, perlengkapan mandi, kasur lipat, dan selimut. 

"Ya tadi malam kita langsung memberikan bantuan untuk kebutuhan dasar. Artinya kami harus memastikan kondisi korban untuk mampu memenuhi kebutuhan dasarnya," imbuhnya. 

Baca Juga :

Pemberian bantuan tersebut, kata Wahyu, diberikan usai korban menjadi pengungsi, tepatnya setelah dievakuasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel. 

"Kita koordinasi dengan BPDB. Setelah dievakuasi itu menjadi tanggungjawab kami untuk membantu kebutuhan dasar. Namun untuk bantuan rumahnya, itu ke dinas terkait," jelasnya. 

Sementara itu, selaku dinas yang bertanggungjawab perihal rumah tak layak huni, Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel, Mukodas mengatakan bahwa kini pihaknya sedang meninjau ke lokasi. 

"Baru kemarin sore kami dapat laporannya, sekarang tim dinas sedang mengecek lokasi," ujarnya. 

Ia menyebut bahwa Disperkimta akan menyiapkan tempat tinggal sementara bagi korban. 

"Kami juga akan menyiapkan tempat tinggal sementara jika korban tidak memiliki tempat yang aman. itu kewajiban kita, tapi tetap prosedurnya yang sesuai dengan tupoksi kita lakukan," pungkasnya. (RED/RAC)

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill