Tampak isi kamar hangus gosong terbakar di lokasi tempat kejadian perkara terbakarnya Samsudin, 46, pengendara ojek online (ojol) di kediamannya di Jalan Sukamulya, Serua Indah, Ciputat, Tangerang Selatan. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)
TANGERANGNEWS.com-Keberadaan KR,35, istri, yang diduga tega membakar suaminya sendiri di Jalan Sukamulya, Serua Indah, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (4/2/2021) dini hari, kabur.
"Saat kejadian (istrinya) masih ada. Tapi saat sudah ramai ketika memadamkan api, sudah tidak ada," ujar Sidiq kepada TangerangNews.com saat di lokasi.
Namun saat itu, Sidiq yang dilanda kepanikan hanya fokus untuk memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya.
Ketika Sidiq memberanikan diri mendekat ke arah titik api, ia mencium bau bahan bakar, yang menyerupai minyak tanah.
"Saya mencium minyak (tanah), cuma tadi saat di polisi datang, ditemukan (yang diduga) minyak tanah," tuturnya.
Korban yang diketahui bernama Samsudin, 46, hingga kini masih dirawat secara intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati, Jakarta Selatan, akibat luka bakar di sekujur tubuh.
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
"(Diduga) Istri bakar suami. Kejadiannya tadi dini hari. Tapi kami belum dapat memastikannya. Semuanya masih diduga, karena korban belum bisa dimintai keterangan," ungkapnya.
Seorang petugas dari Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengalami cedera saat penggerebekan tempat pemalsuan uang di sebuah gudang kawasan industri Taman Tekno, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat 21 Agustus 2026, lalu.
Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang menetapkan Kidon Ginting, 58, sebagai tersangka dalam dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Kesetaraan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""