ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan mulai berbondong-bondong ikuti jadwal vaksinasi di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan, Kamis (4/3/2021).
Seperti salah satunya anggota DPRD Tangsel Fraksi PSI Alexander Prabu. Sejak pagi ia begitu antusias mengikuti program vaksinasi ini.
Bukan tanpa sebab, ia mengaku telah lama menunggu jadwal dirinya akan divaksin.
"Ya senang sih, jadi saya merasa pede untuk terjun ke lapangan, siap kerja lagi, siap melayani (masyarakat) lagi," kata Alex usai menjalani vaksinasi.
Baca Juga :
Sebagai anggota dewan yag tugasya kerap bersentuhan langsung ke masyarakat Alex merasa lebih yakin untuk menyerap aspirasi dan suara rakyat Tangsel.
"Secara psikologis kan membuat orang lebih yakin bukan sembarang. Lebih pede terjun ke masyarakat. Tapi tetap ya dengan protokol kesehatan," ungkap anggota Komisi II tersebut.
Saat hendak divaksin, Alex mengaku dirinya sempat merasa takut. Ia sempat ditunda akibat tensi darah yang tinggi. Namun, rasa ketakutannya itu terkalahkan oleh manfaat yang diterimanya.
"Karena kan kita bersentuhan langsung dengan masyarakat. Termasuk wartawan. Sempat takut sih, saya enggak liat saja tadi waktu disuntik. Tapi ya sebetulnya biasa. Kan saya biasa donor darah," pungkasnya. (RAZ/RAC)
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TODAY TAGIndustri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews