Connect With Us

Penembakan Misterius di Bukit Serpong Mas Polisi Temukan Sebutir Peluru

Rachman Deniansyah | Rabu, 24 Maret 2021 | 20:27

Penembakan misterius mengenai mobil mercy berplat nomor B 2688 RN milik warga sekitar yang berlokasi di Perumahan Bukit Serpong Mas, Paku Alam, Serpong Utara, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kasus penembakan misterius yang terjadi di Perumahan Bukit Serpong Mas, Serpong Utara, Tangerang Selatan, menyasar ke mobil Mercy milik warga setempat.  

Akibatnya kaca mobil bagian belakang milik warga bernama Asep Taufiq itu, retak seluruhnya. 

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra memastikan bahwa pecahnya kaca mobil mercy milik warga tersebut, diakibatkan oleh adanya penembakan misterius. 

Hal tersebut dipastikan, usai jajarannya melakukan  oleh tempat kejadian perkara (TKP). Saat itu, polisi menemukan sebutir peluru yang digunakan untuk senjata jenis airsoft gun. 

"Jenis Gotri. Peluru (untuk) airsoft gun," tutur Angga saat dikonfirmasi awak media, Rabu (24/3/2021). 

Baca Juga :

Atas barang bukti tersebut, Angga menegaskan bahwa pihaknya kini masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. 

"Masih lidik ya, karena pelapor pun enggak tahu kejadiannya kapan," tegasnya. 

Diberitakan sebelumnya, aksi penembakan misterius terjadi di Perumahan Bukit Serpong Mas, Paku Alam, Serpong Utara, Tangerang Selatan. 

Penembakan tersebut menyasar ke mobil mercy milik warga, Asep Taufiq, 36. 

Peristiwa tersebut baru diketahui Asep, ketika dirinya hendak mencuci mobil antiknya tersebut, Senin (15/3/2021) lalu. 

Saat itu, kaca belakang mobil bagian kanan miliknya itu sudah terlihat dalam kondisi retak. (RED/RAC)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:04

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill