Connect With Us

Dalam Pelukan Pilar, Bocah Korban Aniaya di Tangsel Bercerita

Rachman Deniansyah | Jumat, 20 Agustus 2021 | 23:45

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan saat mengendong sorang bocah yang menjadi korban penganiayaan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan turun langsung menjemput anak malang berusia empat tahun yang diduga menjadi korban kekerasan oleh orang tua angkatnya di Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Bersama Kapolres Tangsel, dia pun bergerak cepat untuk menyelamatkan anak mungil berjenis kelamin laki-laki tersebut. 

Terlihat pula dalan kesempatan itu, ia menggendong korban dan mengajaknya untuk bercerita serta bercanda bersamanya. 

Dalam pelukannya itu, Pilar mengatakan, korban sempat bercerita soal pengalaman kelamnya itu. 

"Diduga kuat ada penganiayaan. Saya tanya ke anaknya (korban). Tapi kan ini anak kecil yang bicara ya. Ya katanya memang sering. Setiap ada kesalahan dia dipukul, dibanting. Ini (cerita) anak kecil," tutur Pilar saat dijumpai di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangsel, Jumat, 20 Agustus 2021. 

Secara kasat mata saat bercengkrama dengan anak itu, Pilar tak melihat ada gangguan psikologis pada korban. Justru ia melihat keceriaan tetap ditunjukkan oleh korban. 

Baca Juga :

Bahkan meski mengaku dirinya kerap disiksa, kepada Pilar anak itu tetap mengungkapkan rasa sayangnya terhadap kedua orang tua sambung yang telah mengasuhnya sejak ia berusia dua hari setelah dilahirkan. 

"Saya juga bingung. Saya tanya mamah papah sayang tidak? Sayang katanya. Tapi kalau marah sering? Sering kata dia. Yang sering mamah katanya," ungkap Pilar. 

"Saya tanya marahnya gimana? Dipukul katanya. Kaki iya, badan iya, ke muka iya," sambung Pilar. 

Atas hal itu untuk memastikannya, Pilar beserta jajaran Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangsel langsung membawa korban menjalani visum di Rumah Sakit Umum Tangsel. 

Untuk sementara ini, korban akan dibawa pihaknya ke lokasi yang lebih aman. Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya kejadian serupa pada anak itu.

Di sisi lain, Pilar juga akan melakukan pendampingan terhadap korban secara intensif, baik secara fisik ataupun psikologis. 

"Ya untuk trauma healing kita akan selalu melakukan pendampingan terhadap korban. Kita harus memastikan bahwa kondisi korban akan baik-baik saja," pungkasnya.

NASIONAL
BMKG Ungkap Bibit Siklon 91S Resmi Jadi Siklon Tropis Luana, Ini Dampaknya

BMKG Ungkap Bibit Siklon 91S Resmi Jadi Siklon Tropis Luana, Ini Dampaknya

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:28

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan Bibit Siklon Tropis 91S yang terpantau sejak 21 Januari 2026 telah berkembang menjadi Siklon Tropis Luana.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill