Connect With Us

Berbekal Rekaman CCTV, Polisi Usut Kasus Pembobolan Toko Suvenir di Pondok Aren

Rachman Deniansyah | Jumat, 24 September 2021 | 19:40

Tangkapan layar kedua pelaku saat beraksi di Toko Suvenir Merchandiso yang terletak di Jalan Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kasus pembobolan toko suvenir yang terletak di Jalan Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, kini sudah dalam penanganan Kepolisian. 

Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren Iptu Rony Setiawan saat dikonfirmasi, Jumat, 24 September 2021, mengatakan penyelidikan akan dilakukan dengan bekal rekaman kamera pengintai atau Closed-Circuit Television (CCTV) yang telah merekam gerak-gerik para pelaku dalam menggasak barang berharga di dalam toko. 

"Ya benar, kita masih pendalaman. Saat ini kita masih melakukan penyelidikan," ujar Rony. 

Selain mengidentifikasi rekaman CCTV, Roni menyebut bahwa polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi guna mencari titik terang. 

"Mencari saksi saksinya di sekitar situ. Sudah tiga orang saksi beserta korbannya," tuturnya. 

Baca Juga :

Sebelumnya, toko suvenir yang terletak di Jalan Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, disatroni maling pada Minggu, 19 September 2021 lalu. 

Aksi pencurian itu berlangsung saat hari masih pagi, sekitar pukul 05.30 WIB. 

Pelaku yang tampak berjumlah dua orang itu masuk dengan cara membobol pagar dan pintu bergulir, atau rolling door. 

Keduanya masuk dan langsung menggasak sejumlah barang yang ada, mulai dari tas tangan, contoh kaos, hoverboard atau skuter listrik, hingga ransel. Akibat tindakan pencurian itu, pemilik toko harus merugi sekitar Rp50 juta.

SPORT
PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:24

Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill