Pemuda di Kosambi Ditangkap Edarkan 1.918 Obat Keras Ilegal
Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:42
1.918 butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Selatan turut angkat bicara terkait keberadaan manusia silver yang menyita perhatian publik lantaran mengikutsertakan balita saat mengais rezeki di kawasan SPBU Parakan, Pamulang, Tangerang Selatan.
Kepala Dinsos Kota Tangsel Wahyunoto Lukman mengatakan bahwa hal ini harus menjadi perhatian.
Kini pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan penertiban.
"Untuk penertiban di ruang publik di lokasi mereka beroperasi meminta-minta," kata Wahyu saat dihubungi, Sabtu, 25 September 2021.
Pasalnya, keberadaan manusia silver sudah sangat marak dan sering kali ditemui di sudut Kota Tangsel. Mereka, kata Wahyu, meminta-minta dengan mengatasnamakan seni.
Namun yang membuat miris, tak jarang banyak manusia silver yang masih berusia belia, bahkan balita seperti yang viral di media sosial.
Baca Juga :
"Nanti Satpol PP akan menyerahkan ke Dinsos dan kami akan profiling mulai nama alamat tinggal sampai dengan keadaan ekonomi rumah tangganya," ungkap Wahyu.
Jika terdapat warga Tangsel, ia akan memberikan program pembinaan dan rehabilitasi sosial terhadap manusia silver.
"Jika bukan warga Tangsel, kami koordinasikan kembalikan ke daerah asal," katanya.
Menanggapi maraknya keberadaan manusia silver, Wahyu mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membiasakan diri memberikan sumbangan di tempat umum.
"Seperti jalan, traffic light, perempatan jalan. Itu yang membuat pengemis berkedok seni seperti mereka tetap tumbuh berkembang. Mereka akan berhenti dan hilang apabila tidak ada yang memberi sumbangan," pungkasnya.
1.918 butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGSebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews