Connect With Us

Viral Manusia Silver Cat Bayinya di Pamulang, Begini Tanggapan Dinsos

Rachman Deniansyah | Sabtu, 25 September 2021 | 19:52

Kepala Dinas Sosial Tangerang Selatan Wahyunoto Lukman saat di ruanganya, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Selatan turut angkat bicara terkait keberadaan manusia silver yang menyita perhatian publik lantaran mengikutsertakan balita saat mengais rezeki di kawasan SPBU Parakan, Pamulang, Tangerang Selatan. 

Kepala Dinsos Kota Tangsel Wahyunoto Lukman mengatakan bahwa hal ini harus menjadi perhatian. 

Kini pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan penertiban. 

"Untuk penertiban di ruang publik di lokasi mereka beroperasi meminta-minta," kata Wahyu saat dihubungi, Sabtu, 25 September 2021. 

Pasalnya, keberadaan manusia silver sudah sangat marak dan sering kali ditemui di sudut Kota Tangsel. Mereka, kata Wahyu, meminta-minta dengan mengatasnamakan seni. 

Namun yang membuat miris, tak jarang banyak manusia silver yang masih berusia belia, bahkan balita seperti yang viral di media sosial. 

Baca Juga :

"Nanti Satpol PP akan menyerahkan ke Dinsos dan kami akan profiling mulai nama alamat tinggal sampai dengan keadaan ekonomi rumah tangganya," ungkap Wahyu. 

Jika terdapat warga Tangsel, ia akan memberikan program pembinaan dan rehabilitasi sosial terhadap manusia silver. 

"Jika bukan warga Tangsel, kami koordinasikan kembalikan ke daerah asal," katanya. 

Menanggapi maraknya keberadaan manusia silver, Wahyu mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membiasakan diri memberikan sumbangan di tempat umum. 

"Seperti jalan, traffic light, perempatan jalan. Itu yang membuat pengemis berkedok seni seperti mereka tetap tumbuh berkembang. Mereka akan berhenti dan hilang apabila tidak ada yang memberi sumbangan," pungkasnya.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill